Ganda Putra Fajar Alfian/Rian Dua Kali Juara All England Jika Sikat Malaysia di Final

Suryansyah, Sportlink News
- Minggu, 17 Maret 2024 | 10:12 WIB
Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto menjaga asa mempertahankan gelar juara. (pbsi)
Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto menjaga asa mempertahankan gelar juara. (pbsi)


SportlinkNews - Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto memperlihatkan tren positif. Mereka menapak ke final All England untuk kedua kali beruntun.

Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto tampil konsisten di semifinal. Dalam laga di Utilita Arena Birmingham, Minggu (17/3/2024) dini hari WIB, mereka membekuk wakil Jepang Takuro Hoki/Yugo Kobayashi lewat dua game langsung 21-18, 21-18.

Kemenangan ini menghidupkan asa untuk mempertahankan gelar juara All England 2024. Tahun lalu Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto tampil sebagai juara setelah mengalahkan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan di final.

Baca Juga: Hasil All England 2024: All Indonesian Final Terwujud, Anthony Ginting dan Jonatan Christie Ulang Rekor 30 Tahun Lalu

"Kami merasa di sini kami bisa bermain lebih enjoy. Tapi walau sudah masuk final, masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki, mengurangi kesalahan-kesalahan sendiri," kata Fajar Alfian.

Menilik jalannya laga, gim pertama didominasi Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. Mereka selalu unggul atas Hoki/Kobayashi dan mengunci keunggulan 21-18.

Namun, gim kedua Hoki/Kobayashi menggila. Mereka unggul 11-3 saat interval. Fajar/Rian tentu seperti tertekan. Tapi, perlahan bangkit dengan mengambil 5 poin beruntun.

Momentum pun berhasil dibangun oleh pebulu tangkisTanah Air mendekati akhir game. Fajar/Rian yang semula sudah tertinggal 14-18 secara mengejutkan mampu mengunci perolehan angka Hoki/Kobayashi.

Ganda putra Merah Putih melesat dengan tambahan 7 poin tanpa henti. Situasi tersebut membuat Fajar/Rian berbalik unggul dan mampu memenangkan game kedua dengan 21-18 atas pasangan Jepang.

Fajar Alfian sendiri mengaku tidak percaya bisa mengejar ketertinggalan dari 3-11 di interval gim kedua. Dia dan Rian pun bisa membalikkan keadaan hingga menang menjadi 21-18.

"Kami tidak menyangka bisa mengejar ketertinggalan dan membalikkan keadaan di gim kedua. Tapi kami saling support, saling menunjukkan daya juang yang besar bahwa selagi belum selesai tidak boleh dulu menyerang," ujar Fajar Alfian.

Dia membeberkan kunci sukses dari kemenangan itu. Meski sempat tertinggal jauh, ia mengaku saling support dan berjuang hingga akhir dengan Rian.

"Tadi kuncinya ada di servis, kombinasi servis yang kami gunakan saat tertinggal itu menjadi senjata efektif untuk meraih poin demi poin. Servis pendek, servis panjang dan servis drivenya kami yakinkan lagi," dia menambahkan.

Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto memperlihatkan tren positif. (pbsi)

Ganda Merah Putih mengaku merasa enjoy di final dan tidak terbebani dengan gelar juara bertahan. Tapi, mereka tetap bakal all out demi kembali naik podium.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X