Piala Uber 2024: Tim Putri Indonesia Ke Final, Ricky Soebagdja Akui Ada Ketegangan

Suryansyah, Sportlink News
- Sabtu, 4 Mei 2024 | 16:10 WIB
Tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung mampu mengatasi tekanan permainan Korea. (pbsi)
Tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung mampu mengatasi tekanan permainan Korea. (pbsi)


SportlinkNews - Penantian panjang 16 tahun itu berakhir di Chengdu, Cina. Tim bulu tangkis putri Indonesia menapak ke final Piala Uber atau Uber Cup 2024.

Semangat dan tekad dihamparkan para srikandi bulu tangkis Indonesia di lapangan. Mereka menguras keringat dan emosi demi sebuah ekspektasi tinggi.

Tim Uber Indonesia akhirnya mampu mengatasi perlawanan sengit tim Korea dengan skor 3-2 di semifinal yang digelar di Chengdu, Cina, Sabtu (4/5).

"Rasa syukur yang luar biasa, apresiasi setinggi-tingginya atas perjuangan para atlet yang benar-benar mengeluarkan segala kemampuan. Walaupun ada ketegangan tapi mereka bisa mengatasi," kata manajer tim Indonesia Ricky Soebagdja.

Baca Juga: Piala Uber 2024: Tumbangkan Korea, Indonesia Melenggang ke Final Hadapi Cina

Pencapaian ini memang tak terduga. Tim Uber Indonesia tidaklah diperhitungkan. Tapi, itu justru menantang Gregoria Mariska Tunjung dan kawan-kawan untuk membuktikan di lapangan.

"Ini modal untuk semua bahwa secara kemampuan mereka ada dan bisa. Secara keseluruhan penampilan tadi tidak mudah, di mana poin yang harus ambil," ujar Ricky.

"Terima kasih para pemain, pelatih dan tim pendukung. Kekompakan dan kesolidan yang sangat terasa, saling dukung tidak pernah putus," tandasnya.

Baca Juga: Jepang Kalahkan Uzbekistan Pecahkan Rekor Juara Piala Asia untuk Kedua Kalinya

Untuk masuk semifinal tidak mudah lalu berhasil melewatinya. Menghadapi Korea perlu permainan yang matang, mental yang kuat. Karena tim putri Korea memiliki kemampuan yang merata dan berani bermain menekan.

"Sebelumnya kami diskusi tentang susunan pemain ternyata andalan mereka An Se Young tidak turun. Ini harus dimanfaatkan oleh Gregoria, tidak boleh lepas," terang mantan peraih medali emas Olimpiade 1996 itu.

Lebih lanjut Ricky menandaskan, dari situ ada harapan walau memang ganda Korea juga kuat. Ternyata pemain tunggal-tunggal Indonesia bisa menanggung beban dan menyelesaikan dengan baik.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Ricky Soebagdja mengapresiasi kerja tim Piala Thomas dan Uber Indonesia. (pbsi)

"Ini bukti kalau mereka bisa setelah selama ini dipandang pesimis. Besok melawan China, tidak ada yang tidak mungkin. Tapi, yang terpenting saya mau melihat daya juang tim Uber kembali, yang sudah diperlihatkan sejauh ini," pungkasnya.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X