Namun, Fajar/Rian mampu memberi respons positif dapat merebut gim kedua sekaligus memaksakan laga berlangsung rubber game dengan skor 21-19, 21-18.
"Hasil mereka mengubah arah pertandingan karena saya bisa bermain lebih tenang dan sebaliknya lawan terlihat ada tekanan. Itu yang coba saya maksimalkan," kata Jonatan Christie.
Baca Juga: Begini Ketika Manusia Dihadapkan Robot AI, Garry Kasparov Pun Kalah
Dia mengaku tidak pernah terpikirkan bisa masuk final bersama tim Uber. Menurutnya ini prestasi yang luar biasa.
"Salut saya untuk mereka, perjuangan dari awal sampai final luar biasa dengan banyak diisi pemain-pemmain muda juga. Ini menandakan semua di pelatnas ada perkembangan yang positif," tandasnya.
Dikatakan setiap malam tim Thomas dan Uber, pelatih serta ofisial berkumpul untuk saling mendukung satu sama lain.
"Kami menyamakan visi, kami sama-sama satu tujuan. Itu yang selalu ditekankan," Jonatan Cristie mengutarakan.
Artikel Terkait
Botafogo Debutkan Seragam Kandang Baru Musim 2024-2025 dari Reebok
Tampilan Pertama Travis Scott Jordan Jumpman Jack Mocha
FIBA Meminta Indonesia Jadi Kandidat Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Basket U-19
Resmi, Play-off Timnas U-23 Indonesia Vs Guinea Digelar Tertutup di Paris
Timnas U-23 Indonesia Menuju Play-off Olimpiade Paris 2024