"Tadi walaupun belum berhasil, saya merasa permainan saya sudah cukup baik," kata Ester.
Baca Juga: Awas, Nonton Sepak Bola Gunakan IPTV Bisa Didenda, Bisa Dilacak dengan 4 Cara
"He Bing Jiao juga lawan yang tidak mudah, dia sangat berpengalaman."
"Dari kemarin sudah diskusi dengan pelatih tentang bagaimana cara bermain melawannya dan tadi Puji Tuhan bisa menerapkan apa hasil diskusi itu."
"Tim sudah tertinggal 0-2 dan saya merasa tegang saat masuk lapangan."
Baca Juga: Canelo Masih Terlalu Tangguh Bagi Munguia
"Tapi berbarengan dengan tegang, saya merasa excited ingin membukitkan kalau kita masih bisa," lanjutnya.
Ester merasa bahwa ia mendapatkan banyak pelajaran selama bermain di ajang Uber Cup 2024.
Sebelumnya, Ester hanya mampu melihat tim Indonesia bermain di laga final Thomas Cup 2020 di Aarhus, Denmark.
Baca Juga: Francesco Bagnaia: Marquez akan Beradaptasi dengan Baik Jika Dipromosikan ke Tim Pabrikan Ducati
Kini, Ester bisa menjadi bagian dari skuad Indonesia yang berlaga di final Uber Cup 2024.
"Saya belajar banyak di turnamen ini, bagaimana mengatasi situasi di poin-poin kritis, cara bermain dan mental saya juga harus ditingkatkan," ujar Ester.
"Tiga tahun lalu, saya ada mendukung tim berlaga di final Piala Thomas di Aarhus, saat itu terbayang ingin rasanya berlaga di final sebesar Piala Thomas dan Uber dan bersyukur di tahun 2024 ini kami tim Uber Indonesia bisa merasakan itu. Rasanya senang dan bangga," pungkasnya.
Baca Juga: Pedro Acosta Keluhkan Getaran yang Aneh pada Ban Michelin
Tim Indonesia pun pulang dengan membawa medali perak Uber Cup 2024.
Artikel Terkait
Sirkuit Assen TT Masuk Kalendar WorldSBK Hingga Tahun 2031
Debut Sirkuit Cremona Italia di Kejuaraan Dunia WorldSBK 2024
Data dan Fakta GP Miami 2024: Max Verstappen Jadi Pembalap Pertama Raih 7 Pole Sejak Alain Prost Tahun 1993
Ribka Sugiarto/Siti Fadia Akui Pasangan Cina Lebih Bagus
Line-up Final Thomas Cup 2024 Indonesia Vs China: Jonatan Christie Ketemu Mangsa Favorit