Thailand Open: Gregoria dan Komang Ayu Melangkah Mulus, Meski Bikin Error

Suryansyah, Sportlink News
- Rabu, 15 Mei 2024 | 19:05 WIB
Gregoria Mariska Tunjung menaklukkan Liang Ting Yu (Chinese Taipei) dengan dua games langsung 21-18, 21-17, Rabu (16/5). (pbsi)
Gregoria Mariska Tunjung menaklukkan Liang Ting Yu (Chinese Taipei) dengan dua games langsung 21-18, 21-17, Rabu (16/5). (pbsi)

SportlinkNews - Gregoria Mariska Tunjung dan Komang Ayu Cahya Dewi terus melaju ke babak 16 besar BWF500 Thailand Open.

Tiket dikantongi Gregoria usai menaklukkan Liang Ting Yu (Chinese Taipei) dengan dua games langsung 21-18, 21-17, Rabu (16/5).

"Puji Tuhan bisa melewati pertandingan dengan kemenangan, meskipun dari segi permainan yang saya tampilkan hari ini belum nyaman,” kata Gregoria Mariska Tunjung dalam rilis yang diterima Sportlinknews.com dari PBSI.

Baca Juga: Ganda Indonesia Masuk 16 Besar, Ini Rekam Jejak Prestasi Indonesia di Thailand Open

Gregoria Mariska Tunjung mengakui masih mencari bentuk permainan mengingat kondisi lapangan berbeda dengan saat latihan.

“Karena kondisi lapangan berbeda dengan saat latihan kemarin. Saya juga masih mencari-cari bentuk permainan terbaik. Saya masih banyak melakukan error,” sambungnya.

Dijelaskan Gregoria Mariska Tunjung, tadi baik di game pertama maupun kedua, dirinya sempat ketinggalan. Tetapi ketinggalan itu terjadi karena kesalahan sendiri.

Baca Juga: 3 Ilmu Penting Dalam Tinju, Bukan Kekuatan dan Daya Tahan Fisik

“Harus diakui lawan juga bermain bagus dan ini merupakan pertemuan pertama,” ungkap Gregoria Mariska Tunjung.

Untuk menghadapi partai selanjutnya, lawannya siapa belum tahu. Cuma dia menyatakan tetap harus lebih tenang dalam permainan.

"Tadi masih terlihat buru-buru. Adaptasi dengan lapangan harus bisa lebih baik lagi. Juga saat unggul, saya tidak boleh kehilangan banyak angka. Kalau banyak kehilangan angka itu bisa berdampak ke rasa percaya diri," ungkap Gregoria.

Baca Juga: Edisi Terbatas Kaus Lazio Pabrikan Mizuno Muncul saat Lawan Empoli

Menyinggung soal kejadian di poin terakhir dia mengaku sempat bingung. Sebab dirinya gagal mengembalikan shuttlecock yang bergulir ke bidang lapangan sendiri.

"Tahunya sudah gim setelah coach Rionny berteriak sudah gim. Setelah melihat rekaman videonya, ternyata tangan lawan memang sempat menyentuh net lebih dulu sebelum bisa mengembalikan pukulan netting saya," pungkasnya.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Sumber: pbsi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X