Adaptasi Lapangan Olimpiade, Gregoria dan Ginting Akui Ada Perbedaan Dibanding French Open Maret Lalu

Andi Wahyudi, Sportlink News
- Kamis, 25 Juli 2024 | 19:11 WIB
Gregoria lakukan uji coba di Porte De La Chapelle Arena (PBSI)
Gregoria lakukan uji coba di Porte De La Chapelle Arena (PBSI)

Bagi Gregoria dan Ginting, Olimpiade Paris menjadi Olimpiade keduanya setelah Tokyo 2020.

Bagi Gregoria, ia ingin lebih dewasa dan lebih rileks menghadapi pesta olahraga terbesar ini.

“Tahun ini saya sudah semakin bertambah usianya jadi harus semakin dewasa dalam menghadapi Olimpiade ini,” aku juara Kumamoto Masters 2023.

Baca Juga: Restoran Olympic dan Paralympic Village Siapkan 3.500 Kursi untuk Para Atlet Olimpiade Paris 2024

“Karena tantangan terberat itu adalah kadang muncul dari diri sendiri. Jadi saya mengusahakan untuk lebih rileks menghadapi semua,” tambahnya.

Sementara bagi Ginting, secara persiapan ia mengatakan lebih baik dari saat Olimpiade Tokyo 2020. Baik dari diri sendiri maupun sistem pendukungnya.

“Pengalaman-pengalaman di Olimpiade Tokyo saya bawa ke sini. Terutama dari persiapan diri sendirinya, fokusnya,” jelas Ginting.

Baca Juga: Zohri Bakal Berlomba dengan Juara Dunia 100m Noah Lyles di Olimpiade Paris 2024

“Dari tim pendukung juga sudah dilengkapi. Yang sebelumnya tidak ada, sekarang jadi ada."

"Jadi semoga dari persiapan satu bulan di Jakarta dan 10 hari di training camp ini, bisa memberikan performa yang lebih baik lagi di Olimpiade Paris ini,” ujar Ginting.

Halaman:

Editor: Andi Wahyudi

Sumber: PBSI

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X