Terjadi penambahan skor 18-13 untuk Ginting melalui usahanya mengecoh Popov lewat kombinasi pukulan.
Ginting sempat melakukan beberapa kesalahan dengan mengangkat bola yang dengan mudah disambar Popov, skor mendekat 19-17. Namun Ginting menyudahi gim kedua dengan skor 21-17.
Masuk gim ketiga, Ginting langsung memimpin 3-1. Popov mencoba mengejar 4-3 setelah backhand smash Ginting gagal menyeberang net.
Baca Juga: Ini Sepak Terjang Real Madrid di Soccer Champions Tour Sejak 1927
Lagi, permainan cepat Popov membuat skor imbang 4-4. Kemudian sebuah kontrol bola yang baik dari Popov membuatnya unggul 5-4.
Popov mencoba memimpin ketika sebuah pengembalian Ginting melebar keluar 6-5. Lagi pengembalian Ginting melebar keluar membuat skor 8-6 untuk Popov.
Popov semakin membuka jarak setelah Ginting gagal mengembalikan bola, 11-7.
Baca Juga: Dikeroyok Iannone, Marquez, dan Bulega, Francesco Bagnaia Tetap Perkasa di Ducati Race Of Champions
Ginting mencoba mengejar 14-10 lewat penempatan bola yang sukar dikembalikan Popov. Tapi lagi-lagi Ginting melakukan kesalahan gagal dalam melewati net.
Ginting juga terpancing melakukan permainan cepat yang membuat dirinya jatuh bangun dan skor Popov semakin menjauh 16-10.
Ginting mencoba mendekat 17-13. Namun Popov mengunci gim ketiga dengan skor 21-15.
Kemenangan ini semakin memupus harapan Indonesia dalam persaingan perebutan medali emas di Olimpiade Paris 2024.
Artikel Terkait
Perjuangan Keras Pejudo Maryam March Maharani Bertanding di Olimpiade Paris 2024
Hasil Olimpiade Paris 2024: Komentar Jonatan Christie Usai Tersingkir di Fase Grup
Hasil Olimpiade Paris 2024: Jonatan Christie Minta Maaf Usai Kalah dari Pebulutangkis India
Pemain Muda Real Madrid Akan Kehilangan Kesempatan Melawan Milan