Olimpiade Paris 2024: Gregoria Mariska Raih Medali Pertama Indonesia

Suryansyah, Sportlink News
- Minggu, 4 Agustus 2024 | 19:27 WIB
Gregoria Mariska Tunjung meraih medali perunggu Olimpiade Paris 2024. (PBSI/Badmintonphoto/Yohan Nonotte)
Gregoria Mariska Tunjung meraih medali perunggu Olimpiade Paris 2024. (PBSI/Badmintonphoto/Yohan Nonotte)

SportlinkNews - Pebulutangkis Gregoria Mariska Tunjung menyumbangkan medali pertama buat Tim Indonesia di Olimpiade Paris 2024.

Sebelumnya, Gregoria dikalahkan An Se-Young 21-13, 11-21 dan 16-21 di babak semifinal yang digelar di Port de la Chapelle Arena.

Di semifinal lainnya, Carolina Marin dari Spanyol unggul di gim pertama 21-14 atas wakil China He Bing Jiao, namun ia mengalami cedera saat gim kedua berjalan 10-8.

Baca Juga: Ini Komentar Gregoria Usai Dikalahkan An Se Young di Semifinal Bulu Tangkis Olimpiade Paris 2024

Kondisi ini membuat Carolina Marin tidak dapat melanjutkan pertandingannya di semifinal dan Gregoria memastikan medali perunggunya.

"Tadi aku lagi stretching, terus Marin jatuh, kebetulan hari ini aku ada tes juga, jadi aku tidak sempat lihat keputusannya bagaimana, cuma katanya diputuskan Retired," ucap Gregoria.

"Bingung ya, salah banget aku happy dengan penderitaan orang lain. Ini musibah untuk Marin, tapi aku bingung bereaksi saja, kaya tidak mau ini terjadi aja. Jujur banget aku bersyukur medalinya, tapi bukan happy gitu," lanjutnya.

Baca Juga: Hasil Olimpiade: Carolina Marin Cedera, Gregoria Berpeluang Mendapat Medali Perungggu Olimpiade Paris 2024

Ini merupakan medali pertama tunggal putri Indonesia setelah terakhir Maria Kristin mendapatkan medali perunggu di Olimpiade Beijing 2008. Selain itu, ini juga menjadi catatan manis untuk tunggal putri yang tak pernah luput membawa pulang medali setelah lolos ke semifinal.

Jorji mengucapkan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas kehendaknya atas ridhonya. Setelah sekian lama kita tidak dapat medali di tunggal putri sekarang Jorji bisa dapat medali perunggu.

"Ini juga berkat tim yang bagus, bukan karena saya sendiri, kalau saya lihat PBSI timnya sudah bagus, ada Tim Ad Hoc yang diisi oleh orang-orang yang kompeten di dalamnya, yang memang dibentuk oleh bapak Fadil, tujuannya untuk menjaga tradisi medali," kata Herli Djaenudin, pelatih tunggal putri PBSI.

Baca Juga: Sport Science tentang Latihan Resistensi Roda Gila

"Target saya memang medali, kita tidak berpikir apa, yang penting medali dulu deh, karena lihat dari ranking di atas dia masih banyak. Ini jadi ajang pembuktian Jorji," imbunya.

Sementara itu Chef de Mission (CdM) Anindya Bakrie mengungkapkan rasa syukur atas perolehan medali pertama Tim Indonesia di Olimpiade Paris 2024.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X