“Bicara kesiapan, kami mencoba untuk bisa konsisten di dalam latihan. Kembali lagi semua tergantung kepada individu masing-masing dengan komitmen tersebut seperti apa. Kami akan menyiapkan segala persiapan ke depannya dengan maksimal sehingga kami siap bersaing di level yang lebih tinggi lagi,” Amri menambahkan.
Dengan hasil ini, Amri Syahnawi/Nita Violina kembali meraih gelar juara setelah sebelumnya pada Malaysia International Challenge 2024.
Saat itu di Negeri Jiran, Amri/Nita naik podium tertinggi seusai mengalahkan rekan satu negaranya, Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil lewat pertarungan ketat rubber game 22-24, 21-11, 21-19.
Baca Juga: Mantan Pemain Timnas Indonesia Ikuti Kursus Kepelatihan B PSSI Diploma
“Gelar juara ini saya persembahkan untuk PBSI, semua pelatih, coach Herry IP dan semua tim. Tanpa dukungan kami mustahil mendapatkan hasil maksimal di turnamen ini,” ungkap Amri.
Dari kubu Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata, keduanya mengaku sudah menampilkan permainan terbaik di partai puncak.
Sempat menempel ketat perolehan angka di awal laga, pasangan yang memulai debut di Pekanbaru itu akhirnya harus puas menjadi runner up seusai menyerah dua gim langsung dengan skor 20-22, 13-21.
Baca Juga: Dwyane Wade, Cristiano Ronaldo, dan Patung Olahraga Terburuk Sepanjang Masa
“Kami sudah berupaya semaksimal mungkin menghadapi lawan di partai final. Laga sempat di awal gim, tapi kami lengah sehingga akhirnya harus menelan kekalahan di laga ini,” ujar Marwan.
“Menurut kami ini hasil di turnamen ini bukan akhir dari perjuangan kami. Ke depannya kami harus bermain lebih yakin lagi untuk bisa merengkuh gelar-gelar saat berlaga pada turnamen berikutnya,” ujar Marwan.
Artikel Terkait
Jake Paul Kehilangan Berat Badan 12,7 Kg Dalam Sebulan Jelang Melawan Mike Tyson
Dwyane Wade, Cristiano Ronaldo, dan Patung Olahraga Terburuk Sepanjang Masa
Liverpool Puncaki Klasemen Liga Inggris, Masa Depan Moh Salah, Trent Alexander dan Van Dijk Belum Jelas
MotoGP Malaysia: Diwarnai Red Flag, Francesco Bagnaia Taklukkan Jorge Martin di Sirkuit Sepang
Megawati Menyala Lagi Jadi MVP, Red Sparks Naik Ke Posisi Kedua Klasemen Liga Voli Korea