Gregoria Mariska Evaluasi Performa Usai Gagal di BWF World Tour Finals 2024

Muhammad Zaki Fajrul Haq, Sportlink News
- Jumat, 13 Desember 2024 | 20:30 WIB
Tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, menyoroti inkonsistensi penampilannya di BWF World Tour Finals 2024. (PBSI)
Tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, menyoroti inkonsistensi penampilannya di BWF World Tour Finals 2024. (PBSI)

SportlinkNews - Tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, kembali menyoroti inkonsistensi performanya setelah gagal melaju ke semifinal BWF World Tour Finals 2024.

Gregoria, yang merupakan peraih medali perunggu Olimpiade Paris 2024, harus mengakhiri turnamen ini di posisi ketiga klasemen Grup A.

Ekspektasi besar menyelimuti perjalanan Gregoria di turnamen bergengsi ini.

Baca Juga: Tundukkan PSBS Biak Pelatih Persita Sebut Itu Hasil Kerja Keras Tim

Namun, performa yang naik turun membuat langkahnya terhenti di babak penyisihan grup.

Setelah menelan kekalahan pada laga perdana, Gregoria sempat bangkit dengan meraih kemenangan di laga kedua.

Sayangnya, hasil pahit harus diterima di pertandingan penentu melawan Wang Zhi Yi, wakil tuan rumah, pada Jumat (13/12/2024).

Baca Juga: Gelaran Piala Dunia FIFA 2026 Bakal Mendongkrak Ekonomi Nasional Kanada Hingga Rp42,77 Triliun

Dalam laga tersebut, Gregoria menyerah dengan skor 8-21 dan 16-21.

Kekalahan ini membuatnya mencatat dua kekalahan dari tiga pertandingan grup, sehingga gagal mengamankan dua peringkat teratas untuk melaju ke semifinal.

Grup A dipimpin oleh Aya Ohori dari Jepang, diikuti oleh Wang Zhi Yi di posisi runner-up. Adapun juru kunci ditempati oleh Busanan Ongbamrungphan asal Thailand.

Baca Juga: Indonesia Juara Dunia FIFAe World Cup 2024 eFootball Kategori Konsol

Gregoria mengakui bahwa performanya di turnamen ini jauh dari harapan.

Dengan kondisi fisik yang belum sepenuhnya prima—terlihat dari balutan perban di lutut kiri dan siku kanan—ia kerap melakukan kesalahan sendiri (unforced error) yang menguntungkan lawan.

Halaman:

Editor: Muhammad Zaki Fajrul Haq

Sumber: PBSI

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X