SportlinkNews - Tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, kembali menyoroti inkonsistensi performanya setelah gagal melaju ke semifinal BWF World Tour Finals 2024.
Gregoria, yang merupakan peraih medali perunggu Olimpiade Paris 2024, harus mengakhiri turnamen ini di posisi ketiga klasemen Grup A.
Ekspektasi besar menyelimuti perjalanan Gregoria di turnamen bergengsi ini.
Baca Juga: Tundukkan PSBS Biak Pelatih Persita Sebut Itu Hasil Kerja Keras Tim
Namun, performa yang naik turun membuat langkahnya terhenti di babak penyisihan grup.
Setelah menelan kekalahan pada laga perdana, Gregoria sempat bangkit dengan meraih kemenangan di laga kedua.
Sayangnya, hasil pahit harus diterima di pertandingan penentu melawan Wang Zhi Yi, wakil tuan rumah, pada Jumat (13/12/2024).
Baca Juga: Gelaran Piala Dunia FIFA 2026 Bakal Mendongkrak Ekonomi Nasional Kanada Hingga Rp42,77 Triliun
Dalam laga tersebut, Gregoria menyerah dengan skor 8-21 dan 16-21.
Kekalahan ini membuatnya mencatat dua kekalahan dari tiga pertandingan grup, sehingga gagal mengamankan dua peringkat teratas untuk melaju ke semifinal.
Grup A dipimpin oleh Aya Ohori dari Jepang, diikuti oleh Wang Zhi Yi di posisi runner-up. Adapun juru kunci ditempati oleh Busanan Ongbamrungphan asal Thailand.
Baca Juga: Indonesia Juara Dunia FIFAe World Cup 2024 eFootball Kategori Konsol
Gregoria mengakui bahwa performanya di turnamen ini jauh dari harapan.
Dengan kondisi fisik yang belum sepenuhnya prima—terlihat dari balutan perban di lutut kiri dan siku kanan—ia kerap melakukan kesalahan sendiri (unforced error) yang menguntungkan lawan.
Artikel Terkait
Perangkat Olahraga yang Dapat Dikenakan Menunjukkan Pertumbuhan di Q3 2024
Liga Konferensi | Fiorentina 7-0 LASK: Viola di Surga Ketujuh
Dedikasi Khusus Pedro untuk Gol Fantastis Lazio
Pellegrini Akan Bertahan Jika Itu yang Terbaik untuk Roma
Turis Spurs yang Hilang Dirampok oleh Rangers yang Bangkit Kembali