Sportlinknews - Jonatan Christie terkuras energinya saat melawan Kunvalut Vitidsarn dari Thailand. Tapi tunggal putra Indonesia akhirnya keluar sebagai pemenang.
"Hari ini shuttlecock lajunya sedikit agak lambat, cukup menguras tenaga dalam melakukan pukulannya. Tapi saya mencoba lebih percaya diri, lebih diyakinkan kalau lawan jauh lebih capek karena di dua pertandingan pertama dia bermain sangat lama otomatis harus mengeluarkan tenaga ekstra," kata Jonatan Christie usai menang dengan skor 21-15 dan 21-12.
Kemenangan di Hangzhou Olympic Sports Centre Gymnasium, Hangzhou, China, Jumat (13/12), itu mengantar Jonatan Christie ke semifinal BWF Tour Finals.
Baca Juga: Gregoria Mariska Evaluasi Performa Usai Gagal di BWF World Tour Finals 2024
Jonatan finish sebagai runner-up Grup B dengan hasil dua kemenanan dan sekali kalah. Sebelumnya, pebulutangkis Indonesia itu menaklukkan Kodai Naraoka (Jepang) lewat straiht game 21-12 dan 21-11.
Dan ketika banyak melakukan reli, saya berusaha memasang gestur yang seolah-olah tidak capek, fighting spiritnya lagi. Tidak boleh meredup.
Sementara, satu kekalahan diderita dari wakil tuan rumah, Shi Yu Qi, yang menjadi juara grup. Saat menghadapi Yu Qi, Jonatan kalah lewat pertarungan tiga gim dengan skor 16-21, 21-17, dan 8-21.
Baca Juga: Gregoria Mariska dan Akane Yamaguchi Gagal ke Semifinal BWF World Tour Finals 2024
"Setelah kekalahan melawan Shi Yu Qi, saya melakukan evaluasi karena memang ada pola permainan yang tidak baik, strategi yang tidak berjalan," ujar Jonatan.
Pebulutangkis ranking 4 dunia itu lebih lanjut mengatakan siapapun lawannya di semifinal pasti tidak mudah. Tapi, ia tak peduli dan siap habis-habisan.
"Saya harus lebih siap, lebih tahan dan lebih capek lagi. Yang paling penting adalah menikmati setiap momennya, kesempatannya dimaksimalkan," pungkasnya.
Artikel Terkait
Klasemen Liga Europa: Lazio Masih Memimpin, Roma Bangkit
Mengenal Aturan Penting dalam Piala Bola Pantai Indonesia 2024
Striker Vietnam Puji Timnas Indonesia: Laga ASEAN Cup 2024 Bakal Sulit
MotoGP akan Kembali Membalap di GP Brasil Mulai 2026
Catatan Piala ASEAN 2024: Wasit Hiroki 'Rabun Ayam', Skuad Garuda Main Pas-Pasan