"Saya banyak melakukan kesalahan sendiri, terutama di awal gim. Itu membuat saya kehilangan momentum," ujarnya.
Baca Juga: Hasil Liga 1: Persita Tundukkan PSM Makassar dengan 10 Pemain
Kekalahan di kejuaraan nasional ini menambah beban mental bagi Naraoka, yang sebelumnya juga gagal lolos fase grup pada ajang BWF World Tour Finals 2024.
Cedera yang ia alami sepanjang tahun ini menjadi salah satu faktor utama di balik penurunan performanya.
"Mungkin sejak sebelum Olimpiade, saya sudah merasa ada tekanan mental yang besar," ungkapnya.
Baca Juga: Maverick Vinales Curhat, Bongkar Rahasia Kelam yang Melibatkan Yamaha
Menurut Naraoka, rasa lelah secara mental dan fisik membuatnya sulit tampil maksimal.
"Bahkan di World Tour Finals kemarin, saya tidak bisa bermain sebaik yang saya inginkan karena cedera," katanya.
Selain itu, jadwal pertandingan yang padat juga turut memengaruhi performanya.
Baca Juga: Jarron Crump Masuk Skuad Satria Muda, Gantikan Dame Diagne yang Dibuang ke Spanyol
"Saya merasa tahun ini sangat berat dengan banyaknya turnamen yang harus saya ikuti. Cedera ini juga membuat saya sulit tampil konsisten," tambah Naraoka.
Meski tahun 2024 berakhir dengan kekecewaan, Naraoka bertekad untuk bangkit.
Ia berencana memanfaatkan jeda akhir tahun untuk memulihkan kondisi fisiknya sebelum kembali bertanding di awal 2025.
Baca Juga: Satria Muda Pertamina Jakarta Siapkan Skuad Terbaiknya Hadapi IBL GoPay 2025
Turnamen pertama yang akan dihadapi Naraoka adalah Malaysia Open 2025, yang dijadwalkan berlangsung pada 7-12 Januari.
Artikel Terkait
Data dan Fakta Menarik Jelang Laga Liverpool vs West Ham United
Real Madrid Borong Penghargaan di Globe Soccer Awards 2024
Kalahkan Cagliari, Simone Inzaghi Minta Lautaro untuk Tetap Tenang dan Terus Bermain
Sekolah Sepak Bola Manchester City Luncurkan Program Mingguan di Perth
Al Shabab Tunjuk Legenda Turki Fatih Terim Gantikan Vitor Pereira