Namun, BAM menegaskan, jika para pemain tetap gagal memenuhi ekspektasi, konsekuensi tegas akan diberlakukan.
Baca Juga: Conceicao: Milan Mengalami Babak Pertama Terburuk dalam 13 Tahun Saya sebagai Pelatih
“Kami tidak ingin mendengar alasan apa pun. Jika para pemain terus gagal, mereka harus siap menerima konsekuensi, bahkan hingga mempertimbangkan pensiun,” tegas Subramaniam.
Ia juga menyebutkan, BAM memiliki rencana pengembangan jangka panjang yang tidak bergantung pada pemain tertentu.
“Beberapa pemain merasa BAM tidak akan berjalan tanpa mereka, tetapi kami memiliki program pengembangan untuk memastikan regenerasi terus berlangsung,” tambahnya.
Baca Juga: Media Australia Soroti Patrick Kluivert , Bikin Cemas Socceroos
Ultimatum ini menjadi tekanan tambahan bagi para atlet Malaysia, terutama dengan hadirnya pelatih sekaliber Herry IP yang memiliki rekam jejak membawa ganda putra Indonesia meraih prestasi dunia.
BAM berharap kehadiran Herry IP dapat membawa angin segar dan mengembalikan kejayaan bulu tangkis Malaysia.
BAM menegaskan bahwa semua pemain harus memberikan yang terbaik demi negara.
Baca Juga: Mengulik Profil Dua Asisten Pelatih Patrick Kluivert di Timnas Indonesia
“Hasil yang kami tuntut bukan hanya untuk BAM, tetapi juga demi kebanggaan Malaysia. Jika pemain tidak mampu memberikan kontribusi, mungkin sudah saatnya mereka mundur,” pungkas Subramaniam.
Dengan langkah tegas ini, BAM berusaha menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas bulu tangkis Malaysia.
Kini, bola ada di tangan para pemain untuk membuktikan bahwa mereka layak diberi dukungan penuh.***
Artikel Terkait
Kejurcab Inkai Kota Depok: Dojo Crysant Kembali Sabet Juara Umum, Ivan Ghifary Best of the Best
Patrick Kluivert Tiba di Jakarta Tanpa Asisten Alex Pastoor
Man City 8 Salford 0: Gary Neville Tidak Ikut Bermain
Milan 1-1 Cagliari: Conceicao Mandek di Debut Serie A
Pedri Menolak Boikot Timnas Spanyol karena Dani Olmo