Hal ini membuat tulisan serta gambar yang menandakan identitas turnamen mudah terkelupas atau bergeser.
Baca Juga: Neymar Dipastikan Pulang ke Santos, Reuni dengan Lionel Messi di Inter Miami Makin Mustahil
Jika semua stiker tersebut lepas, medali akan kehilangan identitasnya sebagai tanda prestasi dari ajang Indonesia Masters 2025, karena pada bagian pita medali juga tidak terdapat tulisan turnamen.
Peristiwa ini cukup disayangkan, mengingat edisi-edisi sebelumnya, medali yang diberikan kepada para pemenang memiliki desain yang lebih eksklusif.
Pada tahun-tahun sebelumnya, seperti yang terlihat pada medali juara Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin di edisi 2024, identitas turnamen dicetak secara timbul (embossed) di keping medali, sehingga lebih tahan lama dan tidak mudah rusak.
Baca Juga: Pelatih Shin Tae-yong Terima Pesangon Rp 58,4 Miliar, Doakan Indonesia Bisa Ikut Piala Dunia
Kondisi ini pun mengundang perhatian dari berbagai pihak, termasuk para penggemar bulu tangkis di media sosial yang turut menyoroti kualitas medali yang diberikan pada ajang sebesar Indonesia Masters 2025.
Sebagian besar dari mereka menyayangkan keputusan pihak penyelenggara dalam memilih desain dan bahan medali yang digunakan tahun ini.
Meskipun mengalami kekecewaan terkait medali, Jonatan Christie tetap menunjukkan sikap profesional dan fokus pada persiapan turnamen berikutnya.
Baca Juga: Megawati Melambung di Mega Day, Red Sparks Bukukan 13 Kemenangan Beruntun
Pebulutangkis yang pernah menjuarai All England 2024 ini tetap menjadi salah satu andalan Indonesia dalam turnamen-turnamen besar ke depan.***
Artikel Terkait
Hansi Flick Masih Percaya Wojciech Szczesny Meski 2 Kali Error
Tottenham 1 Leicester 2: Jamie Vardy Bikin Tekanan Menumpuk pada Postecoglou
Malaysia Contek Indonesia, Siapkan 8 Pemain Naturalisasi tapi Bukan dari Inggris
Annie Kilner Ke Klub Malam Gegara Selingkuhan Lauryn Goodman Menyusul Kyle Walker Menuju Milan
Shin Tae-yong Menangis Diantar Pulang Ratusan Suporter Ke Korea