Seleknas PBSI 2025 Diikuti 111 Atlet Muda, Wamenpora Taufik Hidayat: Betapa Sakralnya Seleknas Ini

Andi Wahyudi, Sportlink News
- Rabu, 12 Februari 2025 | 17:24 WIB
Wamenpora Taufik Hidayat buka Seleknas PBSI 2025 (Egan/Kemenpora)
Wamenpora Taufik Hidayat buka Seleknas PBSI 2025 (Egan/Kemenpora)

SportlinkNews - PP PBSI menggelar seleksi nasional (seleknas) untuk mencari atlet bulu tangkis bertalenta yang akan masuk pelatnas dan memperkuat timnas bulu tangkis Indonesia.

Seleknas PBSI 2025 digelar mulai 11-15 Februari 2025 di Pelatnas Cipayung, Jakarta. Total ada 13 klub dari seluruh Indonesia yang berpartisipasi dengan mengirim total 111 atlet berusia 19 tahun ke bawah dalam berbagai sektor.

Klub tersebut yaitu Djarum Kudus, DYS Candra Wijaya, Exist Badminton Club, Gideon Badminton ACD, Jaya Raya Jakarta, Mutiara Cardinal Bandung, PB AIC Bekasi.

Baca Juga: Kalah dari Real Madrid, Pep Guardiola: Kekalahan Ini Mengecewakan dan Membuat Frustasi

Termasuk juga PB Power Rajawali, Pelatkot Tangsel, Pelatprov Jatim, Putra Mainaky, Tangkas, dan Taqi Arena.

Pembukaan seleknas PBSI 2025 dihadiri oleh Wamenpora Taufik Hidayat yang mengatakan, seleknas menghadirkan semangat baru dalam pencarian talenta terbaik bulu tangkis Indonesia.

Ditegaskan Wamenpora, kegiatan ini bukan sekadar ajang seleksi, tapi merupakan gerbang menuju Pelatnas PBSI dan panggung bagi para atlet muda guna membuktikan diri di tingkat dunia.

Baca Juga: Real Madrid Bungkus 300 Kemenangan di Ajang Piala Eropa Usai Kalahkan Manchester City

“Sangat spesial, Seleknas bukan hanya ajang seleksi, tetapi gerbang menuju Pelatnas PBSI dan panggung prestasi dunia dan Olimpiade,” ujar Wamenpora.

Wamenpora Taufik Hidayat juga memberikan motivasi dan sekaligus mengenang kiprahnya saat menjadi atlet aktif bulutangkis.

Sang legenda menyebut atlet pelatnas harus punya dedikasi tinggi untuk meraih puncak tertinggi prestasi.

Baca Juga: Peter Bosz: Kekalahan PSV Seharusnya Tidak Perlu Terjadi, Ivan Perisic Tunjukkan Kelasnya

“Saya masih ingat, 29 tahun yang lalu, persis disini saya berdiri mengikuti Seleknas. Seorang atlet harus punya ambisi dan tekad kuat untuk buktikan diri."

"Saya disini pernah merasakan tekanan, tantangan, dan betapa sakralnya Seleknas ini,” jelas Wamenpora Taufik.

Halaman:

Editor: Andi Wahyudi

Sumber: kemenpora

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X