SportlinkNews - Ganda campuran Indonesia Rehan Naufal Kusharjanto-Gloria Emanuelle Widjaja membuka peluang untuk membawa pulang gelar juara German Open 2025 setelah sukses melaju ke final.
Mereka mengalahkan unggulan kedelapan asal India, Dhruv Kapila/Tanisha Crasto lewat permainan sengit selama tiga gim.
Bertanding di Westenergie Sporthalle, Mulheim an der Ruhr, Jerman, Sabtu, 1 Maret 2025, Rehan/Gloria menang 25-23, 10-21, 21-15.
Baca Juga: Marc Marquez Raih Kemenangan Perdana Bersama Ducati di Sprint MotoGP Thailand 2025, Francesco Bagnaia Prihatin
Ini merupakan final pertama bagi pasangan yang baru berduet pada awal tahun ini. Di partai puncak besok, mereka akan bertemu pasangan 'gado-gado' Belanda/Denmark, Robin Tabeling/Alexandra Boje.
Final nanti akan menjadi pertemuan pertama bagi kedua pasangan. Sebelumnya, calon lawan Rehan/Gloria itu menyingkirkan pasangan Indonesia lainnya Jafar Hidayatullah/Felisha A Nathaniel Pasaribu di babak perempat final.
Tabeling/Boje melangkah ke final setelah menumbangkan ganda Denmark, Rasmus Espersen/Amalie Cecilie Kudsk 21-19, 19-21, 21-16.
Baca Juga: Media China Soroti Naturalisasi Timnas Indonesia, Waspadai Manuver Cepat PSSI
Semenjak digelar pada 1955, sektor ganda campuran Indonesia baru sekali mencatatkan gelar juara.
Satu-satunya gelar Indonesia dari sektor ini dicatatkan oleh pasangan Tri Kusharyanto/Minarti Timur pada 1966.
Bila Rehan/Gloria dapat meraih gelar kedua bagi Indonesia di sektor ini, maka terobati sudah dahaga 59 tahun di turnamen BWF World Tour 300 ini.
Terakhir, Indonesia membawa pulang dari turnamen ini pada 2003 lalu lewat ganda putra, Eng Hian/Flandy Limpele.
"Kalau berbicara peluang juara, pasti ada. Tapi harus extra kerja keras, dan main lebih maksimal lagi dibandingkan di semifinal. Tetapi fokus satu demi satu poin, jangan gampang mati sendiri, serta menikmati permainan tentunya," ucap Rehan.