SportlinkNews - Persiapan terakhir sebelum bertanding di All England 2025 telah selesai dijalani Tim bulu tangkis Indonesia. Babak pertama turnamen BWF World Tour 1000 ini akan berlangsung Selasa, 11 Maret 2025 waktu setempat.
Kemarin malam, 10 Maret 2025, Fajar Alfian dan kawan-kawan telah telah menjajal lapangan utama Utilita Arena, Birmingham.
Mereka mendapat giliran latihan terakhir pada pukul 21.00 hingga 22.00 waktu setempat. Meski berlangsung pada larut malam, tetapi para pemain tetap menunjukkan semangat membara.
Baca Juga: Fede Valverde Catatkan 200 Pertandingan LaLiga untuk Real Madrid, Ancelotti Kehabisan Kata-kata
Tercermin dari teriakan penyemangat saat meraih poin dan ekspresi kecewa saat melakukan kesalahan terdengar di seluruh sudut arena, menunjukkan antusiasme tinggi menjelang pertandingan.
Sang juara bertahan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto menilai kondisi lapangan tidak mengalami perubahan signifikan dibanding tahun lalu.
Namun, adaptasi tetap menjadi kunci utama untuk menghadapi turnamen ini.
"Kondisi lapangan kurang lebih sama, tinggal adaptasinya saja. Diingat-ingat juga tahun lalu seperti apa," ujar Rian di kutip dari PBSI.
Baca Juga: Leg Dua Liga Champions Barcelona vs Benfica, Hansi Flick Ogah Remehkan Lawan
Meski lapangan sama, tetapi Fajar menilai kondisi perputaran angin di lapangan sedikit berbeda dari edisi sebelumnya. Meskipun kondisi itu bisa saja berubah pada saat pertandingan.
"Tadi saat coba lapangan ada sedikit angin, agak berbeda dengan tahun sebelumnya. Tapi ini biasanya berubah saat pertandingan, jadi tetap perlu adaptasi, karena kami harus siap dengan semua kondisi," tukasnya.
Di babak pertama, Fajar/Rian akan menghadapi pasangan China Chen Bo Yang/Liu Yi, yang tengah dalam performa apik.
Rekor pertemuan yang kurang menguntungkan bagi pasangan Indonesia 0-1 membuat mereka harus lebih waspada.
Baca Juga: Gol Bruno Guimaraes Bawa Newcastle Unggul Atas West Ham dan Naik ke Enam Besar
"Kami harus fokus satu demi satu dan bermain lebih baik. Lawan di babak pertama sedang dalam tren positif dan kami sempat kalah dari mereka, jadi tidak boleh dianggap sepele," kata Fajar menjelaskan.
Rian menambahkan bahwa komunikasi dan kekompakan tim akan menjadi faktor penting dalam menghadapi pertandingan pertama.
Babak pertama selalu tidak akan mudah, karena disitulah pemain mulai beradaptasi dengan semua hal di lapangan secara cepat.
Baca Juga: Lazio Berbagi Skor dengan Udinese, Gagal Menyalip Juventus
Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi Pelatnas PBSI, Eng Hian, memastikan seluruh pemain dalam kondisi prima dan siap menghadapi turnamen prestisius ini.
Dia pun berharap semua pemain bisa lebih fokus dan tahu tujuannya.
"Kondisi anak-anak semua baik, tidak ada yang sakit. Besok sudah dimulai dan sudah harus mempersiapkan apa yang harus dilakukan, mulai dari istirahat malam ini sampai menjelang pertandingan," ungkap Eng Hian.
Baca Juga: Bruno Fernandes Setara dengan Haaland dan Salah, Bukti Gelandang Rasa Striker di Manchester United
"Saya juga tidak henti-hentinya mengingatkan para pelatih untuk mempersiapkan atletnya dari latihan, pemanasan, sampai kesiapan teknik dan strategi saat masuk lapangan," pungkasnya.
Indonesia optimis setidaknya bisa mempertahankan satu gelar juara di turnamen ini.
Selain tunggal dan ganda putra yang menjadi andalan skuat Merah Putih, tunggal putri juga diharapkan bisa meraih hasil maksimal di edisi kali ini.
Berikut jadwal tanding wakil Indonesia di All England 2025 (Babak pertama):
Selasa, 11 Maret 2025
1. Chico Aura Dwi Wardoyo vs Shi Yu Qi (1/China)
2. Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin vs Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen (1/Denmark)
3. Putri Kusuma Wardani vs Supanida Katethong (8/Thailand)
4. Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana vs Fang-Chih Lee/Fang-Jen Lee (Chinese Taipei)
5. Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi vs Laksika Kanlaha/Phataimas Muenwong (Thailand)
6. Jonatan Christie (3) vs Leong Jun Hao (Malaysia)
Rabu, 12 Maret 2025
1. Gregoria Mariska Tunjung (5) vs Michelle Li (Kanada)
2. Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto (4) vs Chen Bo Yang/Liu Yi (China)
3. Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani vs Liang Wei Keng/Wang Chang (3/China)
4. Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti vs Hsu Yin-Hui/Lin Jhih Yun (Chinese Taipei)
5. Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja vs Chen Tang Jie/Toh Ee Wei (2/Malaysia)