bulutangkis

All England 2025: Kalah dari Pasangan Cina, Rehan/Gloria Fokus ke Turnamen Berikutnya

Jumat, 14 Maret 2025 | 22:38 WIB
Langkah Rehan Kushardjanto/Gloria Widjaja harus terhenti di babak perempat final All England 2025. Mereka tumbang di tanggan unggulan asal Cina, 14 Maret 2025.

SportlinkNews - Harapan untuk bisa mengambil gelar juara ganda campuran All England 2025 melayang sudah, seiring dengan terhentinya langkah Rehan Naufal Kurharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja di perempat final.

Satu-satunya wakil Indonesia yang tersisa di ganda campuran itu harus mengakui keunggulan pasangan Cina, Feng Yan Zhe/Wei Ya Xin. Rehan/Gloria tunduk dengan skor 10-21, 14-21 di Utilita Arena, Birmingham, Inggris, 14 Maret 2025.

Meski hasil ini tidak sesuai dengan ekspektasi mereka, tetapi Rehan mengaku tetao bersyukur bisa menyelesaikan permainan dengan baik. 

Setidaknya hasil perempat final ini bisa jadi catatan untuk mereka melakukan perbaikan.

Baca Juga: PSG Dijagokan Juara Liga Champions Usai Singkirkan Liverpool

"Kami apresiasi untuk diri kami sendiri dulu yang sudah bisa sejauh ini, walaupun permainannya tidak sesuai yang kami inginkan," tukas Rehan.

Lawan, meskipun merupakan pasangan baru hasil pertukaran ganda sebelumnya, tetapi tetap saja sulit diantisipasi. 

Polanya masih sulit untuk ditebak, dan dirinya serta Gloria masih membutuhkan waktu untuk bisa membaca permainan lawan tersebut.

"Memang mereka pasangan baru juga walau hanya ditukar, tapi secara permainan ada perubahan. Polanya masih sulit ditebak," tambah Rehan.

Baca Juga: Manchester United Siap Borong Dua Pemain Real Madrid pada Musim Panas 2025

Gloria pun sangat emosional dengan hasil ini. Sambil menitikan air mata, dia menilai seharusnya dirinya dan Rehan bisa memberikan lebih lagi.

"Sebenarnya masuk perempatfinal sudah sangat bagus tapi seharusnya bisa lebih. Ya, namanya manusia memang tidak bisa membatasi limit-nya sendiri, itu yang membuat saya kurang bisa kontrol emosi," tuturnya.

"Saya cukup emosional karena saya mencoba untuk melawan keadaan diri saya sendiri. Memang kondisi pasti drop sudah tiga minggu tapi saya melihat ada kesempatan, tapi ketika sudah berusaha, tidak juga berhasil jadi kesal sendiri," ungkap Gloria menjelaskan.

Baca Juga: Hasil Liga Voli Korea - Red Sparks Dominasi AI Pepper, Megawati Hangestri Tampil Gemilang

Meski ada penyesalan, tetapi Rehan/Gloria sadar bahwa mereka tidak bisa terlalu lama bersedih. Mengingat kedepannya ada banyak tantangan yang akan semakin berat.

"Semua lawan sudah mengantongi kekuatan kami, sudah ada video-video pertandingan kami jadi kami harus terus meningkatkan kualitas, harus lebih berkorban lagi, harus lebih berani capek lagi," tutur Rehan.

Tidak mau berlarut-larut, setelah ini mereka langsung mengalihkan fokus ke turamen selanjutnya, yakni Polish International Challenge.

"Kami mau hasil terbaik, pasti mau juara juga. Kami boleh bersedih hari ini tapi besok sudah harus latihan lagi, fokus lagi ke turnamen itu," ungkap Rehan.

Tags

Terkini