SportlinkNews - Kekalahan atas Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana di babak semifinal All England 2025 dijadikan pelajaran berharga untuk pasangan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani.
Pada babak empat besar, Sabar/Reza tunduk 14-21, 21-17, 15-21. Ini merupakan kekalahan pertama mereka, mengingat di turnamen BWF World Tour 1000 ini mereka menjadi satu-satunya ganda yang belum pernah menelah kekalahan atau kehilangan satu gim pun dalam perjalanan ke semifinal kemarin.
Berbicara permainan, meski hasilnya kurang sesuai yang diharapkan, tetapi Sabar/Reza mengaku cukup puas dengan perkembangan permainan mereka.
Baca Juga: Tampil Dominan, Marc Marquez Kuasai Sprint Race MotoGP Argentina, Bagnaia Main Aman
Kendati saat di semifinal itu, mereka kurang pas menerapkan pola permainan karena langsung ditekan Leo/Bagas sejak awal.
"Pekerjaan rumahnya memang dari pola permainan. Ini yang harus dibenahi, tapi kami sudah berusaha maksimal. Ya, tetapi bersyukur dengan hasil semifinal di All England pertama kami," ucap Sabar.
Bagi Sabar/Reza, hasil ini menjadi modal bagus mereka untuk lanjut ke turnamen berikutnya yakni, Swiss Open 2025 pada pekan depan.
Apa yang dihasilkan di Birmingham, menurut Sabar bisa menambah kepercayaan diri mereka untuk meraih hasil yang lebih baik lagi.
Baca Juga: Dua Gol Jorgen Strand Larsen Bawa Wolverhampton Unggul 9 Poin dari Zona Aman Liga Primer
Dari awal tahun ini mereka baru mengikuti tiga turnamen Malaysia Open, Indonesia Masters, dan All England ini. Secara hasil Raihan di All England adalah paling tertinggi sementara ini.
Ini menunjukkan mereka mengalami peningkatan performa secara bertahap. Dari yang 32 besar di Indonesia Masters, lalu 16 Besar di Malaysia Open, kini bisa mencapai babak semifinal.
Bahkan belum juga memasuki pertengahan tahun, target mereka di 2025 untuk masuk ke jajaran 10 besar dunia telah tercapai. Per 13 Maret lalu, BWF merilis kenaikan rangking Sabar/Reza menjadi 8 besar dunia.