SportlinkNews - Indonesia gagal memperpanjang tradisi juara di sektor ganda putra pada All England 2025.
Pada partai final yang berlangsung di Utilita Arena, Birmingham, Minggu, 16 Maret waktu setempat, wakil Merah Putih, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana kandas di tangan ganda Korea.
Bermain selama 42 menit, Leo/Bagas tak mampu membendung dominasi Kim Won Ho/Seo Seung Jae terutama di poin-poin akhir dan membuat mereka tunduk 19-21, 19-21.
Kondisi ini sama yang terjadi pada 2020 lalu, ketika gelar ganda putra juga melayang dari Indonesia, kendati sukses menempatkan wakil di final.
Baca Juga: Giannis Antetokounmpo Bocorkan Sepatu Nike Signature Terbarunya
Meski masih minor hasilnya, tetapi secara umum hasil di All England ini cukup baik. Karena banyak pasangan-pasangan baru yang terlihat mulai bisa bersaing.
"Selamat untuk Kim/Seo. Alhamdulillah bisa sampai ke final tapi memang tidak mudah di permainan ini," kata Leo.
"Kami sudah berusaha. Saat gim pertama, sempat tertinggal jauh tapi akhirnya bisa mengejar dengan memperbaiki permainan dan memperkuat komunikasi, walaupun diakhir tersalip," ujarnya.
Baca Juga: Del Piero Melihat Masalah Serius di Balik Kekalahan Juventus Melawan Fiorentina
Leo menambahkan bila pasangan Korea ini bermain sangat cepat dan rapat. Sergapan-sergapan lawan di depan lah yang menurutnya membuat dirinya dan Loe kewalahan.
"Mereka juga sulit dimatikan. Beberapa kali bola tanggung, mereka masih bisa mengembalikan walaupun dalam posisi yang sudah sulit," tukas Bagas kemudian.
Dari pertandingan ini, Bagas melihat ada lebih banyak pekerjaan rumah yang harus dirinya dan Leo perbaiki.
Baca Juga: Permainan Indah Menakjubkan, Alisha Lehmann Terancam Diblokir Instagram
Seperti yang sudah-sudah, menurutnya, dia dan Leo harus bisa mengurangi kesalahan-kesalahan sendiri dan tidak cepat mati.
"Tentu kalau secara hasil kami tidak puas, kami masih mau lebih lagi dan lagi. Tapi, kami tidak boleh "down" karena ini juga bukan yang jelek," ucap Leo lagi.
Selepas ini, mereka akan langsung bertolak menuju Basel untuk mengikuti Swiss Open, 18-23 Maret ini.