bulutangkis

Febriana/Amallia ke Semifinal Swiss Open 2025, Jaga Peluang Pertahankan Gelar Ganda Putri

Sabtu, 22 Maret 2025 | 03:00 WIB
Ganda Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi beraksi di perempat final Swiss Open 2025.

SportlinkNews - Ganda putri Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi menjaga harapan untuk mempertahankan gelar juara Swiss Open 2025 dari sektor ini.

Tahun lalu, Indonesia merebut gelar melalui pasangan Lanny Tria Mayasari/Ribka Sugiarto

Asa itu tumbuh setelah Febriana/Amallia sukses melangkah ke babak semifinal.

Bertanding di St. Jakobshalle, Basel, Jumat, 21 Maret 2025, waktu setempat, unggulan ketiga ini maju usai menang atas ganda Thailand Laksika Kanlaha/Phataimas Muenwong dengan skor akhir 21-13, 21-15.

Baca Juga: Penampakan Trofi Baru Sprint Race F1 2025, Lewis Hamilton Berpeluang Memilikinya

Ini jadi kemenangan kedua Febriana/Amallia setelah pekan sebelumnya mereka juga petik kemenangan dari unggulan ketujuh tersebut di All England 2025.

"Pekan lalu kami sudah bertemu di All England dan menang, tapi kami tadi tidak mau anggap remeh. Kami memulai pertandingan dengan skor 0-0 lagi, jadi kami waspada betuk, apalagi kondisi lapangan dan shuttlecock sangat berbeda dari pekan lalu," ucap Amallia.

Kunci kemenangan Febriana/Amallia di laga ini karena mereka mampu mencari celah untuk mengambil poin pada saat rali terjadi.

"Kami banyak melakukan reli-reli hari ini, tapi mereka tidak juga gampang mati. Jadi kami berusaha menunggu, mencari celah untuk mengambil poin di saat reli itu," tutur Amallia.

Baca Juga: Jorge Martin Bersiap Turun Balap di GP Qatar, Bakal Goyang Dominasi Marc Marquez

Menurut Febriana, mereka berdua saling mengingatkan untuk menjaga kebiasaan-kebiasaan lawan. Fokus pada pukulan-pukulan colongan lawan.

Pada 4 Besar nanti, Sabtu, 22 Maret 2025, Febriana/Amallia bersiap untuk menghadapi pasangan baru Cina, Jia Yifan/Zhang Shu Xian.

Jia sebelumnya merupakan pasangan Chen Qinchen, namun kemudian mereka dipisah selepas Olimpiade Paris tahun lalu dan dipasangkan dengan partner muda.

"Ini adalah pertemuan pertama kami. Sesuai tipikal permainan Cina, kami harus bisa meredam kecepatan lawan," ucapnya kemudian.





berusaha menunggu, mencari celah untuk mengambil poin di saat reli itu," tutur Amallia.

Menurut Febriana, mereka berdua saling mengingatkan untuk menjaga kebiasaan-kebiasaan lawan. Fokus pada pukulan-pukulan colongan lawan.

Pada 4 Besar nanti, Sabtu, 22 Maret 2025, Febriana/Amallia bersiap untuk menghadapi pasangan baru Cina, Jia Yifan/Zhang Shu Xian. 

Jia sebelumnya merupakan pasangan Chen Qinchen, namun kemudian mereka dipisah selepas Olimpiade Paris tahun lalu dan dipasangkan dengan partner muda.

"Ini adalah pertemuan pertama kami. Sesuai tipikal permainan Cina, kami harus bisa meredam kecepatan lawan," ucapnya kemudian.


Tags

Terkini