SportlinkNews - Swiss Open 2025 diwarnai dengan gelombang mundurnya para pemain. Total ada 20 kontenstan yang memutuskan menarik diri dari turnamen BWF World Tour 300, yang digelar pada 18-23 Maret 2025 ini di St.Jakobshalle.
Beberapa yang memutuskan untuk menarik diri adalah para pemain unggulan. Seperti di sektor tunggal putra, juara All England 2025 Shi Yu Qi dan bintang Malaysia, Lee Zii Jia.
Kondisi fisik yang terkuras setelah sepekan kemarin tampil di All England serta pemulihan mental usai melewati tur panjang sejak awal tahun menjadi alasan utama banyaknya pemain memilih mundur di turnamen ini.
Baca Juga: Helmut Marko Kesal dengan Tangisan Isack Hadjar di Grand Prix Australia, Memalukan!
Swiss Open ini merupakan rangkaian keempat dari Tur Eropa, setelah sebelumnya German Open, Orleand Masters, dan All England pekan lalu.
Ini juga yang membuat PBSI tidak menyertakan para pemain tunggal putranya di turnamen ini.
Tiga turnamen di Tur Eropa tersebut dinilai sudah cukup, plus ditambah China Masters untuk para pemain pelapis.
Untuk para pemain "top committed" player seperti Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting, menurut Kabid Bipres PP PBSI Eng Hian, memang sudah lebih difokuskan untuk tampil di turnamen-turnamen wajib BWF.
Baca Juga: Tidak Terima Dikalahkan Newcastle United, Virgil van Dijk Kirim Pesan Lewat Intagramnya
Perjalanan para unggulan di All England kemarin memang cukup berat, karena banyak menjadi kuburan bagi para pemain elite.
Di tunggal putra saja, tujuh unggulan langsung tersingkir di babak-babak awal, dan Shi Yu Qi menjadi satu-satunya unggulan yang mampu bertahan hingga final dan merebut juara.
Meskipun banyak unggulan absen, Swiss Open 2025 tetap menghadirkan sejumlah pemain tangguh yang siap bertarung.
Baca Juga: Perbasi Panggil Pemain Jelang FIBA 3X3 Asian Cup Singapore 2025, Beberapa Pemain Diganti
Nama-nama seperti Kunlavut Vitidsarn (Thailand), Anders Antonsen (Denmark), serta runner-up All England Lee Chia Hao (Taiwan) masih akan berlaga dan memastikan persaingan tetap menarik.
Absennya banyak unggulan mungkin akan membuka peluang bagi pemain-pemain non-unggulan untuk tampil mengejutkan.
Adapun dari wakil Indonesia, kontestan yang batal tampil ialah Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti. Mereka ditarik mundur karena alasan evaluasi performa.
Artikel Terkait
Dejan Ferdinansyah/Siti Fadia Naik 87 Peringkat di Ranking BWF, Masih Sulit Tembus Turnamen Eropa
Ranking BWF Terbaru: Komang Ayu dan Putri KW Naik Peringkat, Gregoria Tetap di Lima Besar
Daftar 16 Tim Lolos ke Final BWF Sudirman Cup 2025: Jerman Mundur, Ceko Masuk
PBSI Minta Pemain Fokus di Swiss Open 2025 Usai Kegagalan di All England
PBSI Tarik Apriyani/Fadia dari Swiss Open 2025, Evaluasi Performa Jadi Alasan