SportlinkNews – Setelah sempat absen selama hampir empat bulan, Pelatih utama ganda putri Pelatnas PBSI, Karel Mainaky akhirnya hadir di Cipayung memimpin latihan.
Dia pun berharap bisa membangun fondasi yang kuat di sektor ini, agar permainan skuat ganda putri Indonesia konsisten dan memiliki daya juang tinggi.
Dalam sesi latihan pertamanya di Pelatnas Cipayung, awal pekan ini, Karel mengaku terkejut.
Pasalnya, performa para ganda putri Indonesia dinilai cukup mumpuni, padahal awalnya dia mengaku sempat meragukan.
Baca Juga: Bertandang ke Stadion Segiri, PSM Makassar Harap-harap Cemas Hadapi Borneo FC
Karena apa yang dilihat di pertandingan dengan apa yang ditampilkan para pemainnya di latihan ternyata dilihat Karel cukup berbeda.
"Kalau dilihat di pertandingan, saya pikir mereka suka down, tidak konsisten. Tapi ternyata di latihan cukup bagus, mereka tunjukkan semangat pantang menyerah," katanya di Cipayung, Rabu, 16 April 2025.
Melihat hal tersebut, Karel pun menilai bahwa dirinya tinggal membenahi masalah konsistensi permainan anak didiknya saja.
Karel mengaku akan menerapkan sebagian besar metode yang digunakannya pada saat melatih di Jepang ke Pelatnas Cipayung. Salah satunya adalah mengasah mental juang dan meningkatkan stamina.
Baca Juga: Media Korea Soroti Megawati Bergabung dengan Gresik Petrokimia, Katanya Cedera?
"Meningkatkan stamina dengan pola latihan yang menentang, terutama saat pemain sudah berada dalam titik lelahnya. Biar saat mereka capek, bagaimana caranya mereka bisa naik lagi staminanya," tegas mantan pelatih Pelatnas Pratama Jepang tersebut.
"Ini yang saya terapkan di Jepang. Untuk membiasakan fisik dan pikiran pemain tetap prima pada saat pertandingan, terutama mendekati waktu krusial di jelang akhir-akhir turnamen," imbuhnya.
Sementara itu, jelang Piala Sudirman 2025, Karel mengaku dirinya akan fokus kepada pematangan indivisu dan per pasangan. Dia belum mau memetakan kekuatan lawan terlebih dahulu.
Baca Juga: Secara Matematis Persib Bisa Kembali Menjadi Juara Liga 1 Musim Ini Asalkan...
"Sekarang saya mau fokus ke para pemain (Indonesia) dulu, bukan melihat lawannya siapa. Tapi, lebih bagaimana menciptakan konsistensi, daya tahan, dan mental tidak mau kalah itu bisa diterapkan pada pertandingan nanti," tukasnya kakak dari Rionny Mainaky, pelatih ganda campuran Pelatnas PBSI itu.
Dalam sepakan ke depan, pihaknya akan fokus untuk persiapan dua pasangan yang akan diturunkan di Piala Sudirman nanti, Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi dan Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti.
"Khususnya untuk Fadia yang kemungkinan akan bermain rangkap di sektor ganda campuran. Dia akan ada penyesuaian, dan dibutuhkan komunikasi intensif untuk menjaga performanya," ucap Karel.
"Kalau lima pertandingan terus menerus, sudah pasti performa bisa turun. Jadi nanti kita atur lagi, tidak perlu egosi sebagai pelatih, harus tahu batas fisik pemain," pungkasnya.