bulutangkis

Piala Sudirman 2025: Secara Head To Head, Indonesia Unggul Jauh dari Denmark

Rabu, 30 April 2025 | 23:23 WIB
ebriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi akan dimainkan di laga melawan Denmark di penyisihan akhir Piala Sudirman 2025. Mereka akan bertemu Alexandra Bøje/Line Christophersen, Kamis, 1 Mei 2025.

SportlinkNews - Indonesia akan menghadapi Denmark di laga penentu Grup D Piala Sudirman 2025, Kamis, 1 Mei 2025. 

Melihat catatan pertemuan, Indonesia sejauh ini masih unggul cukup telak dari calon lawannya tersebut.

Dari sejak pertama kali Piala Sudirman digelar pada 1989 di Jakarta, Indonesia, total sudah 13 kali sudah Indonesia dan Denmark bersua. 

Lima pertemuan terjadi di babak semifinal, dan sisanya di fase penyisihan Grup.

Baca Juga: Kejurnas Balap Motor OnePrix Kembali Bergulir, Hadir dengan Konsep Baru di 2025

Dari 13 kali pertemuan itu, Denmark lima kali pernah mengalahkan Indonesia. 

Pertama di Sudirman 1997 di Glasgow, Skotlandia dengan skor 2-3, kemudian di pada 1999 di rumahnya sendiri, Copenhagen, Denmark mengalahkan skuat Merah Putih dengan keunggulan 4-1.

Kemudian kemenangan ketiga Denmark atas Indonesia terjadi di Sudirman 2003 di Eindhoven, Belanda. Ketika itu Denmark juga menang 4-1.

Kemenangan keempat dan kelima terjadi di negeri tirai bambu pada Sudirman 2011 di Qingdao dan Sudirman 2019 di Nanning. 

Baca Juga: Barcelona Vs Inter: Empat Pertarungan Penting yang Patut Disimak di Semifinal Liga Champions

Di Qingdao Denmark menang 1-3 di babak semifinal, sedangkan di Nanning kemenangan 3-2 terjadi di fase grup.

Setelah melihat head to head antar tim, maka berikut catatan head to head antar pemain yang akan diturunkan di laga nanti.

Sektor ganda campuran akan dimainkan di partai pertama, kemudian berlanjut tunggal putra dan putri, serta ganda putri dan putra yang ditukar. 

Ganda putri akan bermain di partai terakhir, sementara ganda campuran di partai keempat.

Baca Juga: Preview Barcelona vs Inter Milan: Dua Tim yang Saling Memuji Tapi Siap Menghancurkan Lawan

Dari sektor ganda putra, Indonesia menurunkan racikan baru, Rinov Rivaldy yang akan kembali berpartner dengan Gloria. 

Keduanya pernah berpasangan saat bermain di Kejuaraan Nasional 2024 lalu dan performa mereka pun dinilai cukup bagus.

Mengingat Rinov/Gloria bukan pasangan tetap, maka sudah pasti mereka belum pernah bertemu dengan Jesper Toft/Amalie Magelund. Pasangan Denmark ini, adalah ganda campuran peringkat 7 dunia.

"Pertimbangannya karena mereka memiliki pengalaman bertanding di turnamen beregu. Sehingga kondisi lapangan, shuttlecock, hingga karakter permainan pun rasanya mereka sudah sangat mengenal pasangan Denmark tersebut, meski dengan partner yang berbeda dari biasanya," ucap Pelatih Ganda Campuran Indonesia, Rionny Mainaky dikutip dari PBSI.

Baca Juga: Ugal-ugalan, Mantan Juara UFC Francis Ngannou Tewaskan Gadis 17 Tahun 

Kemudian di partai kedua, Indonesia bertaruh banyak dengan menurunkan kembali pemain muda. Kali ini Alwi Farhan yang ditugasi untuk menghadapi Anders Antonsen.

Alwi menggantikan Jonatan Christie yang kondisinya saat ini kurang fit setelah bertanding melawan Prannoy H S kemarin.

Di atas kertas secara peringkat dunia, Alwi jelas kalah jauh, rangking 33 berbanding 3 dunia. Tapi, ini akan jadi pelajaran berharga bagi Alwi untuk bisa mencuri ilmu dari Antonsen yang sudah jauh lebih berpengalaman.

Permainan ketat dan sengit diprediksi akan terjadi di sektor tunggal putri. Di mana Putri Kusuma Wardana untuk kali kelima akan bertemu dengan Line Højmark Kjaersfeldt.

Baca Juga: Preview Barcelona vs Inter Milan: Dua Tim yang Saling Memuji Tapi Siap Menghancurkan Lawan

Keduanya memiliki catatan menang-kalah yang berimbang. Mengingat dari empat perjumpaan mereka sebelumnya, sama-sama pernah mengalahkan dan terakhir di Hong Kong Open 2024, Putri mampu menaklukan Line.

Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin kembali akan bermain, ganda putra ini akan bermain di partai keempat. Mereka akan menantang pasangan veteran, Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen.

Seperti diketahui bila persaingan di sektor ganda putra ini saat ini sangat ketat. Peringkat 1-32 kualitasnya pun hampir merata, sehingga Fikri/Daniel ternyata pernah mengungguli Kim/Anders.

Baca Juga: Madrid Bakal Punya Sirkuit F1, Carlos Sainz Ditunjuk Jadi Duta Sirkuit

Ganda nomor satu dunia tersebut pernah dipulangkan langsung oleh Fikri/Daniel di 32 Besar All England 2025 lalu.

Terakhir, sektor ganda putri, sektor yang paling dijagokan oleh Indonesia bisa meraih poin dengan mudah dari Denmark. Mengingat Denmark tidak memiliki pasangan ganda putri yang asli.

Di sektor ini Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi akan menghadapi kombinasi menarik antara pemain ganda Alexandra Bøje yang dipartnerkan dengan pemain tunggal Denmark, Line Christophersen.

Mengingat Alexadra/Line bukan pasangan asli, maka sudah tentu ini akan jadi pertemuan perdana mereka dengan ganda Indonesia peringkat 8 dunia tersebut.

Tags

Terkini