SportlinkNews - Indonesia harus bekerja ekstra keras untuk mengamankan tiket semifinal Piala Sudirman 2025. Pasalnya, Thailand bukan lawan mudah di 8 Besar ini.
Pasukan negeri Gajah Putih itu salah satu yang diwaspadai, mengingat mereka memiliki kekuatan yang bukan hanya hampir merata tetapi juga solid di semua sektor.
Hal itu pun diakui oleh Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Eng Hian.
Ia menegaskan bahwa siapapun yang lolos ke fase gugur ini bukan lawan yang mudah, semua tim dinilainya pasti akan ketat, tapi ada plus-minusnya
Baca Juga: Djadjang Nurdjaman, Legenda Persib yang Kini Dipercaya Membina Pemain Muda Maung Bandung
Sejak awal, sebagai juara grup, Eng Hian mengatakan bahwa dia sudah mengetahui calon lawannya antara Thailand, Cina Taipei atau Malaysia.
Sehingga sebelum undian pun, dia pun sudah mulai melakukan pemetaan strategi sekaligus mulai menentukan kemungkinan line-up terbaik.
"Jadi yang kami lakukan pertama adalah langsung diskusi dengan pelatih menyiapkan antisipasi dan menentukan siapa-siapa saja yang akan turun berdasarkan rekor pertemuan dan kemampuan pemain-pemain dalam menyumbangkan poin," katanya dikutip dari PBSI.
Thailand dinilai memiliki kekuatan merata. Namun, mereka punya sedikit keunggulan di sektor ganda campuran dan tunggal.
Baca Juga: Jelang Lawan Malut United, Persib Bandung Targetkan Tiga Poin Penentu Juara Liga 1
Di ganda campuran, Thailand memiliki Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran yang harus sangat diwaspadai. Pasangan ini tengah menunjukkan grafik peningkatan performa sejak awal tahun.
Di sektor ini, Indonesia kembali menurunkan Rinov Rivaldy/Gloria Emanuelle Widjaja.
Komposisi Rinov/Gloria ini yang sementara ini dinilai yang terbaik untuk dimainkan lawan Dechapol/Sapissara, walaupun secara rekor kemenangan pasangan Thailand ini masih unggul dari dua pertemuan.
Kemudian di sektor tunggal putra, pertemuan Jonatan Christie dan Kunlavut Vitidsarn diprediksi berjalan ketat, mengingat rekor pertemuan mereka yang relatif seimbang dari delapan pertemuan.
Baca Juga: Bojan Hodak Minta Pemainnya Waspadai Empat Pemain Malut United yang Berbahaya
Sementara itu, di tunggal putri, Putri Kusuma Wardani akan menghadapi tantangan berat melawan Pornpawee Chochuwong, yang memiliki catatan pertemuan lebih baik.
Di ganda putra, kekuatan Indonesia dan Thailand berimbang. Bagas Maulana akhirnya akan reuni dengan Muhammad Shohibul Fikri sebagai pasangan.
Mereka dimainkan karena dinilai paling siap secara fisik dan mental. Bagas/Fikri nanti akan bertemu dengan Dechapol/Pakkapon Teeraratsakul.
Fikri sebenarnya bermain dengan Daniel, tetapi kondisi Daniel yang belum pulih 100 persen setelah masalah di lutut kiri saat melawan Denmark kemarin membuat dia harus istirahat lebih lama.
Baca Juga: Legenda Jerman Lothar Matthaus Kecantol Model Daun Muda
"Daniel belum siap bermain hari ini berdasarkan observasi dokter, jadi kami putuskan dia istirahat dan fokus pemulihan," pungkas Eng Hian.
Sektor ganda putri menjadi peluang terbaik Indonesia untuk bisa mencuri poin.
Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti diturunkan lagi untuk menghadapi Jhenicha Sudjaipraparat dan Sapsire Taerattnachai.
"Ganda putri peluang untuk dapat poin besar, sementara di empat sektor lain harus berjuang keras, tapi kami yakin tetap terbuka. Yang penting kami fokus dan tampil maksimal," tambah Eng Hian.
Line up Indonesia vs Thailand di perempat final Sudirman Cup 2025:
MX - Rinov Rivaldy/Gloria Emanuelle Widjaja vs Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran
WS - Putri Kusuma Wardani vs Pornpawee Chochuwong
MS - Jonatan Christie vs Kunlavut Vitidsarn
WD - Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti vs Jhenicha Sudjaipraparat/Sapsire Taerattnachai.
MX - Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana vs Dechapol Puavaranukroh/Pakkapon Teeraratsakul