bulutangkis

Indonesia Pertahankan Tradisi Juara di Taipei Open Lewat All Indonesian Final Ganda Campuran

Minggu, 11 Mei 2025 | 05:50 WIB
Dejan Ferdinansyah/Siti Fadia Silva Ramadhanti bersil amankan tiket ke final Taipei Open 2025, Sabtu, 10 Mei 2025. Satu gelar diperoleh dari ganda campuran usai tercipta "All Indonesian Finals".

SportlinkNews - Indonesia kembali mempertahankan tradisi meraih satu gelar juara di ajang Taipei Open BWF 2025. 

Kali ini, gelar datang dari sektor ganda campuran, setelah "tercipta all Indonesian final" antara Dejan Ferdinansyah/Siti Fadia Silva Ramadhanti dan Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nataniel Pasaribu.

Ini kali ketiga secara berturut-turut Indonesia membawa pulang gelar juara dari turnamen World Tour Super 300 tersebut. 

Pada 2023, Merah Putih mendapatkan gelar dari sektor tunggal putra, dan di 2024 datang dari ganda putri.

Baca Juga: Trent Alexander-Arnold Hengkang, Liverpool Siapkan Jeremie Frimpong sebagai Bek Kanan Baru

Bagi Dejan/Fadia ini adalah final kedua mereka di BWF World Tour Series setelah Thailand Master 2025 di awal tahun ini.

Pada Thailand Master, mereka berhasil melaju hingga partai puncak, namun harus puas sebagai runner-up setelah kalah dari pasangan tuan rumah, Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran, dengan skor 21-19, 17-21, 13-21.

Melaju ke final untuk kali kedua, Dejan mengatakan bahwa ini merupakan hasil dari persiapan panjang. 

Ini mengingat Fadia masih bermain rangkap di sektor putri, sehingga mereka lebih banyak beradaptasi langsung di lapangan.

Baca Juga: Park Joo-bong Ambil Langkah Cepat Usai Gagal di Sudirman Cup 2025, Son Wan-ho dan Lee Hyun-il Jadi Pelatih Tunggal Putra Korea

"Karena tidak ada banyak persiapan, latihannya ya di pertandingan. Kami "nothing to lose" dan menikmati setiap laga," tambah Dejan.

Menghadapi rekan sepelatnasnya, Dejan/Fadia mengaku berusaha menjaga fokus sendiri. Mereka mengakui sudah saling mengenal gaya bermain karena kerap berlatih bersama di pelatnas.

"Kami tahu permainan masing-masing. Tapi tetap harus serius, karena gelar ini penting untuk kepercayaan diri kami," ujar Dejan.

Pada pertemuan terakhir di semifinal Thailand, Dejan/Fadia berhasil mengatasi Jafar/Felisha. 

Baca Juga: Pemain Milan Pamer Kaus Nama Ibu, Tijjani Reijnders Pakai Lekatompessy Asli Maluku

Indonesia memang sudah pasti dapat satu gelar dari ganda campuran, tetapi secara pemainan Dejan menegaskan ini belum usai.

"Secara peluang, keduanya sama kuatnya. Saya dan Fadia ada peluang, Jafar/Felisha juga ada peluang," imbuh Dejan.

"Latihan kita juga bareng, jadi setidaknya sudah thau satu sama lain mainnya seperti apa. Cuma terakhir ketemu saya dan Fadia menang, semoga itu menjadi modal menambah kepercayaan diri dan Fadia. Bismillah untuk besok," sambung Dejan.

Baca Juga: Arthur Irawan Temukan Semangat Baru Lewat Olahraga Padel

Bagi Jafar/Felisha ini merupakan final perdana mereka di turnamen BWF World Tour Series.

Sayangnya, langkah ganda putri Indonesia, Meilysa Trias Puspitasari/Rachel Allessya Tose terhenti. 

Mereka gagal melaju ke final usai kandas dari wakil Jepang Mizuki Otake/Miyu Takahashi dengan skor 14-21, 19-21 di babak semifinal.



Tags

Terkini