bulutangkis

Singapore Open 2025: Harapan Indonesia Tinggal di Fajar/Rian dan Jafar/Felisha

Kamis, 29 Mei 2025 | 20:07 WIB
Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto jadi satu-satunya ganda putra yang masih lanjut di Singapore Open 2025. Mereka lolo ke perempat final usai menang atas ganda Thailand, Kedren/Dechapol, 29 Mei 2025.

SportlinkNews - Harapan Indonesia untuk menjaga peluang gelar di Singapore Open 2025, kini tersisa pada Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto di ganda putra dan pasangan muda ganda campuran Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu.

Keduanya terus melaju ke babak perempat final usai menyingkirkan lawan-lawannya di babak kedua yang berlangsung di Singapore Indoor Stadium, Kamis, 29 Mei 2025.  

Fajar-Rian menebus ke-16 Besar setelah menunjukkan pasangan Thailand, Kittinupong Kedren/Dechapol Puavaranukroh. Mereka menang dalam dua gim ketat 22-20, 22-20.

Kedren/Dechapol ini yang sebelumnya menyingkirkan pasangan Indonesia lainnya, Leo Rolly Carnando/Muhammad Shohibul Fikri di babak pertama.

Baca Juga: Eliano Absen, Sandy Diragukan, Bek Kanan Timnas Indonesia Kritis?

Dalam pertandingan ini, Fajar/Rian memanfaatkan dengan baik faktor kelelahan yang mendera Dechapol. Seperti diketahui, bila Dechapol ini bermain rangkap di ganda campuran, dia turun di partai pertama.

Pergerakan Dechapol yang melambat di sadari Fajar-Rian, yang kemudian melakukan strategi menyerang yang konsisten.

"Pasangan Thailand ini adalah pemain yang ulet dan tidak mudah dimatikan. Dechapol yang mungkin ada kelelahan, setelah tampil di ganda campuran di partai pertama itu jadi keuntungan buat kami," ujar Fajar.

Karena berbeda dari biasanya, Dechapol kali ini bermain sedikit lambat. Karena lapangan berangin juga, sehingga Fajar/Rian memaksakan terus untuk menyerang dan menghindari reli-reli.

Baca Juga: Oklahoma City Thunder Pastikan Tempat di Final NBA, Tim Pertama yang Lolos

Strategi ini dipelajarinya dari pertemuan Kedren/Dechapol dengan Leo/Bagas sebelumnya.

"Ada sedikit diskusi dengan Leo-Bagas tentang lawan hari ini. Memang yang disiapkan adalah ketika kami menyerang harus siap dengan pengembalian mereka karena kadang lawan bisa membalikkan bola yang seharusnya sudah poin buat kami, tapi tadi kami memanfaatkan kelalahan Dechapol itu," tukas Fajar.  

Pada babak selanjutnya, Fajar/Rian akan bertemu salah satu musuh bebuyutannya, Kim Astrup-Anders Skaarup Rasmussen.

Sudah delapan kali Fajar/Rian bertemu dengan unggulan pertama asal Denmark ini dan sejauh ini masih tertinggal.

Di ganda campuran, performa Jafar/Felisha semakin matang. Mereka maju usai menang 21-12, 21-12 atas pasangan Thailand, Pakkapon Teeraratsakul/Phataimas Muenwong. 

Baca Juga: Perjuangan Keras Semen Padang FC Lolos dari Degradasi, Ini Pemain Kuncinya

Meski sempat merasa tidak nyaman di awal laga, pasangan muda ini mampu cepat beradaptasi, terutama dengan kondisi angin di lapangan yang berbeda dibandingkan hari sebelumnya.

"Setelah paham kondisi lapangan, kami coba terus menekan hingga akhir," ujar Felisha.

Di perempat final, Jafar-Felisha kembali berhadapan dengan ujian berat, yang bernama Guo Xin Wa/Chen Fang Hui.

Unggulan empat ini yang menyingkirkan Rehan Naufal Kushardjanto/Gloria Emanuelle Widjaja dan membuat ganda Indonesia batal mengamankan satu tempat di semifinal.

Tags

Terkini