Dua Ganda Campuran Indonesia Membuka Langkah Pertama di Singapore Open 2025, Jafar/Felisha Makin Matang

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Rabu, 28 Mei 2025 | 20:31 WIB
Tampil perdana di turnamen BWF World Tour 750 Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu tampil semakin matang. Mereka maju ke babak kedua Singapore Open 2025.
Tampil perdana di turnamen BWF World Tour 750 Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu tampil semakin matang. Mereka maju ke babak kedua Singapore Open 2025.

SportlinkNews - Dua ganda campuran Indonesia membuka langkah mereka di Singapore Open 2025 dengan kemenangan meyakinkan dan melaju ke babak kedua.

Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja serta Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu sama-sama menang dua gim langsung atas lawan mereka di babak 32 besar.

Pada pertandingan yang berlangsung di Singapore Indoor Stadium, Jafar/Felisha membuka kemenangan Indonesia di sektor ini.

Tampil sebagai debutan di turnamen BWF World Tour 750, mereka menampilkan kematangan permainan.

Baca Juga: Persija Jakarta Perpanjang Kontrak Tiga Pemain Mudanya

Jafar/Felish menundukkan pasangan Chinese Taipei, Ming Che Lu/Hung En-Tzu dengan skor 21-16, 21-12. Atas hasil ini, Felisha pun mengaku bersyukur bisa langsung cetak kemenangan.

"Ini pertama kali kami turun di turnamen level ini, dan bisa langsung menang itu sesuatu yang harus disyukuri. Kami memang pernah bertemu mereka (Ming-Hung) di Indonesia Masters kemarin dan waktu itu tekanannya lebih besar buat kami karena bermain di Istora sehingga skor lumayan ketat," ujarnya.

"Hari ini di pertemuan kedua, kami sudah siap. Sudah tahu cara mengatasi permainan mereka," tambah Felisha.

Meski menang dua gim langsung, Jafar menilai masih ada kendala. Menurutnya kondisi lapangan masih cukup menyulitkan.

Baca Juga: New York Knicks Tidak Bisa Lagi Mengandalkan Keajaiban, Berubah atau Pulang

"Anginnya cukup terasa, pukulan saya juga belum terlalu enak. Tapi kami coba terus menekan dan ambil inisiatif menyerang," jelasnya.

Menurutnya, mereka harus lebih adaptasi lagi dengan kondisi kalah anginnya yang masih terasa. Mencari jalan bagaimana mengatasinya saat di lapangan.

Kemenangan juga menjadi milik Rehan/Gloria. Mereka tampil dominan saat menghadapi wakil Singapura, Hee Yong Kai Terry/Jin Yu Jia, dengan skor 21-14, 21-9.

Kemenangan ini menjadi modal penting bagi mereka yang tengah membangun kekompakan sebagai pasangan baru.

Baca Juga: Tinggal Selangkah Lagi, Penantian Panjang 25 Tahun Pacer Kembali Ke Final Tercapai

Rehan mengaku bersyukur bisa memenangkan pertandingan tanpa cedera, dan pertandingan ini dinilainya berjalan sesuai yang mereka rencanakan semua.

"Kami berhasil terus menekan lawan. Di gim pertama kami menang angin, jadi mudah untuk terus menyerangan, tetapi di gim kedua kami meraba-raba pemainan lagi dari awal karena kondisi berbalik kalah angin, untungnya bisa cepat balik 'in' lagi," ujarnya.

Gloria menambahkan jeda pertandingan setelah Piala Sudirman dan Taipei Open kemarin sangat penting untuk mereka menjaga keseimbangan fisik dan mental.

Karena kedua turmanen tersebu dinilainya memiliki tekanan yang lumayan tinggi.

Baca Juga: Mengerikan! Momen Petinju Wanita Beradu Kepala hingga Berlumuran Darah

"Ada jeda dua minggu sebelum ke sini (Singapore), itu sangat penting karena kami bisa refresh semua untuk menyeimbangkan lagi mental, energi dan tenaga," ucapnya.

Pekerjaan rumah mereka di lapangan, lebih banyak teknisnya kali ini. Sedangkan non-teknisnya, dinilai Gloria ada tetapi tidak signifikan.

"Kekurangan Rehan apa, kekurangan saya apa, itu coba dievaluasi dan diperbaiki. Ini hal yang baru untuk kami terus penyesuaian," tegas Gloria.

Baca Juga: Igli Tare Jadi Direktur Olahraga AC Milan, Siapkan Strategi Jitu untuk Rossoneri Musim Depan

Terhenti  

Sayangnya, langkah kedua ganda campurna di atas tidak berbuah manis untuk pasangan Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari. Mereka harus terhenti lebih awal usai kalah dari ganda Skotlandia, Alexander Dunn/Julie Macpherson 16-21, 17-21.

"Lawan bermain sangat baik. Kami memang belum maksimal sejak kembali dipasangkan, tapi minggu depan kami akan coba lagi di Indonesia Open,” ujar Rinov.

Kondisi lapangan yang berbeda saat pertandingan dinilai Pitha jadi kendala mereka. Pasalnya saat berlatih, saat coba lapangan mereka bermain dengan nyaman.

"Tapi hari ini terasa berbeda sekali. Kami sudah mencoba memperbaiki dan mengevaluasi, tapi memang belum cukup," ucapnya.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: PBSI

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X