SportlinkNews - Performa pemain spesial ganda Siti Fadia Silva Ramadhanti dinilai kurang maksimal bila bermain rangkap di dua sektor. Penilaian itu datang dari dua pelatihnya sektor ganda putri, Karel Mainaky dan ganda campuran, Rionny Mainaky.
Karel mengatakan ini melihat dari hasil lima turnamen yang diikuti Fadia dan Lanny Tria Mayasari di tahun ini. Ia pun mengusulkan agar Fadia fokus ke satu nomor saja.
"Kalau kita bicara Fadia yang turun, ya juga enggak, tapi masalahnya Lanny yang timbul keraguan. Karena pengalamannya masih kurang, jadi pada saat mimpin justru timbul keraguan," ujar Karel di sela-sela Indonesia Open, di Istora Senayan, Jumat, 6 Juni kemarin.
"Ya itulah anak muda, memang tidak terlalu mudah juga," imbuhnya.
Baca Juga: Persib Kembali Lepas Pemain Asingnya, Gervane Kastaneer Hanya Bermain Setengah Musim
Hal serupa juga diungkapkan Rionny. Dari hasil tujuh turnamen yang diikuti oleh Fadia bersama Dejan Ferdinansyah hasilnya dinilai belum maksimal. Sehingga, ia pun menyarankan untuk Fadia fokus ke sektor ganda putri saja.
Saat ini, Rionny mengaku sedang mencari pemain baru dari pratama untuk menjadi partner baru bagi Dejan.
"Saya membutuhkan pemain yang komplit, secara teknik maupun secara performa, tenaga dll. Sudah ada beberapa kandidat ada yang dari ganda campuran dan ada yang lintas sektor," katanya.
Mengapa tidak dengan pemain utama seperti Pitha Haningtyas Mentari atau Lisa Ayu Kusumati, Rionny mengatakan, itu karena keduanya masih memiliki pasangan dan saat ini masih belum ada pembicaraan.
Baca Juga: Tinggalkan PSIS, Gali Freitas akan Arungi Liga 1 2025/26 Bersama Persebaya
Selepas Indonesia Open ini, ia pun mengaku akan mengatakan kepada Dejan untuk perubahan tersebut.
"Lebih mudah mengangkat pemain muda. Karena ingin pemain totalitas dari latihan, fisik disiplin, yang terbaik? di situ saya masih tanda tanya, tidak berani spekulasi karena Dejan pemain bagus," tuturnya.
"Tapi Dejan dipasangkan dengan siapapun bagus, karena dia memang pemain campuran. Sama Pitha, dia bisa masuk, beda sama Lisa, lebih main angkat, tinggal satu mau apa enggak dia (Dejan), sebab kalau ia (Dejan) tidak yakin pasti berantakan," ucapnya.