bulutangkis

Piala Suhandinata 2025: Indonesia Siap Hadapi Tantangan di Grup C, Bidik Back to Back Juara

Minggu, 10 Agustus 2025 | 19:38 WIB
Indonesia rebut kembali Piala Suhandinata di Cina. (PBSI)

SportlinkNews - Hasil undian Kejuaraan Dunia Junior 2025 kategori beregu campuran atau Piala Suhandinata menempatkan Indonesia di Grup C bersama Turki, Rumania, dan Belanda. Undian dilakukan di markas BWF, Kuala Lumpur, Malaysia, Jumat, 8 Agustus 2025.

Kejuaraan Dunia Junior 2025 akan dibuka dengan pertandingan beregu campuran pada 6-11 Oktober di Guwahati, India. Indonesia, meskipun juara edisi 2024, tetapi hanya menempati status unggulan 3/4 pada tahun ini.

Sementara itu, unggulan pertama Thailand tergabung di Grup A bersama Denmark, Slovenia, dan Kepulauan Cook. Di Grup B, unggulan 5/8 Chinese Taipei akan bersaing dengan Uni Emirat Arab, Kanada, Inggris, dan Norwegia.

Baca Juga: Delapan Match Commissioner Pensiun Dapat Penghargaan dari PSSI dan I League

Di Grup D, terdapat Polandia yang juga berstatus unggulan 5/8, bersama Amerika Serikat, Hungaria, Irlandia, dan Filipina. Runner-up tahun lalu, China, akan menempati Grup E bersama Jepang, Singapura, Brasil, dan Bhutan.

Grup F akan diisi oleh Malaysia, Australia, Sri Lanka, Slovakia, dan Vietnam. Sementara di Grup G, ada Prancis, Korea Selatan, Portugal, Mesir, dan Uganda.

Terakhir, hasil undian Grup H menempatkan tuan rumah India bersama Hong Kong, Nepal, dan Ghana. Setelah kategori beregu campuran, Kejuaraan Dunia Junior untuk nomor perorangan akan digelar pada 13–19 Oktober 2025.

Baca Juga: Pekan Perdana Super League 2025/26 Diwarnai Ricuh, Larangan Suporter Away Tak Diindahkan

Indonesia memiliki modal bagus untuk mencetak gelar juara back to back di Kejuaraan Dunia Junior Beregu Campuran 2025, setelah sebelumnya meraih gelar juara pada Kejuaraan Bulutangkis Asia Junior 2025 di Solo, Juli lalu.

Pada ajang Asia tersebut, selain meraih emas di nomor beregu, Indonesia juga membawa pulang satu emas, satu perak, dan satu perunggu dari kategori perorangan.

Menjelang Kejuaraan Dunia Junior Beregu Campuran 2025, Kabid Binpres PP PBSI, Eng Hian, menuturkan bahwa dari hasil Kejuaraan Asia kemarin ada beberapa evaluasi, terutama pada aspek teknis.

Baca Juga: Garuda Pertiwi Muda Incar Kemenangan Besar demi Asa Lolos ke Piala Asia U-20 2026

Meski demikian, secara umum performa para wakil Indonesia dinilai memuaskan.

"Untuk faktor teknis, yang perlu ditingkatkan adalah kekuatan, kecepatan, dan daya tahan agar bisa bersaing dengan negara-negara seperti China, Korea, Thailand, dan Jepang di Kejuaraan Dunia nanti," ujar Eng Hian.

Di nomor perorangan, ia berharap ada peningkatan kualitas permainan di sektor-sektor lain, selain tunggal putra yang sebelumnya berhasil menyumbangkan medali emas.

Pada Kejuaraan Dunia Junior 2024 kategori perorangan, Indonesia membawa pulang dua perunggu.

Tags

Terkini