bulutangkis

Sukses Jadi Juara Asia Junior, Selanjutnya Ubed di Tantang Jadi Juara Dunia Junior 2025

Rabu, 13 Agustus 2025 | 23:45 WIB
Tunggal muda Indonesia, Moh. Zaki Ubaidillah didampingi orang tuanya, para pelatih di klub PB Djarum, serta Ketua PB Djarum Yoppy Rosimin berfoto usai memberikan penghargaan sebagai juara AJC 2025 (PB Djarum)

SportlinkNews - Usai sukses mencatatkan diri sebagai tunggal putra ketiga Indonesia yang mampu menjuarai Kejuaraan Asia Junior, Moh. Zaki Ubaidillah kembali ditantang klubnya PB Djarum.

Ia diminta untuk bisa menyelesaikan tugasnya di level junior dengan meraih gelar juara dunia Junior 2025. Meneruskan warisan yang sebelumnya dicapai oleh pemain Indonesia lainnya, Alwi Farhan.

Apalagi pada Kejuaraan Dunia Junior BWF 2025 di Guwahati, India, 13-19 Oktober mendatang akan menjadi laga terakhirnya di level junior. 

Karena tahun depan, pemain yang akrab di sapa Ubed ini akan naik kelas ke level senior secara penuh. 

Baca Juga: Nova Puas Intensitas, Tapi Ingatkan Fokus 90 Menit Usai Indonesia U-17 Ditahan Tajikistan di Piala Kemerdekaan 2025

Tantangan untuk meraih gelar juara dunia itu dilontarkan oleh Ketua PB Djarum, Yoppy Rosimin pada acara penyerahan penghargaan juara Asian Junior Championship (AJC) 2025 di XXI Loung, Senayan, Jakarta, Rabu, 13 Agustus 2025. 

Menurutnya, Ubed sudah berhasil memenuhi satu target yang dicanangkan pihaknya sejak 3-4 tahun lalu, yakni menelurkan juara Asia junior baru.

Ubed ini menjadi tunggal putra Indonesia ketiga yang menjuarai AJC, mengikuti jejak Taufik Hidayat (1997) dan Ardiansyah (2001), memecahkan kebuntuan gelar selama 24 tahun.

"Kalau ada yang bilang setelah juara junior Asia Ubed tidak boleh tampil lagi di Kejuaraan Dunia Junior 2025, saya orang pertama yang menentang. Karena ia (Ubed -Red.) harus menuntaskan tugasnya di junior sekali lagi, apapun itu hasilnya," tegas Yoppy.  

Baca Juga: Inter Milan Redam Monza Lewat Adu Penalti, Cristian Chivu: Kami Harus Siap Jadi Tim Kompetitif

"Target selanjutnya di Kejuaraan Dunia Junior 2025. Besar harapan kami, dia bisa meneruskan rantai juara di Kejuaraan Dunia Junior, Oktober nanti," ungkapnya. 

Pada kesempatan tersebut, PB Djarum mengapresiasi keberhasil Ubed di AJC dengan memberikan bonus berupa deposito senilai Rp45 juta dan TV Polytron 43 inci kepada Ubed.

Penyerahan bonus dilakukan oleh dua pelatih yang membimbingnya sejak kecil, Imam Tohari (tunggal putra) dan Sigit Budiarto (ganda putra).

Tak hanya Ubed, empat atlet PB Djarum lainnya juga menerima penghargaan atas prestasi di ajang yang sama.

Baca Juga: Kejuaraan Dunia BWF 2025: Indonesia Kirim 12 Wakil, Tantangan Berat Menanti

Mereka Ikhsan Lintang Pramudya/Rinjani Kwinnara Nastine (runner-up ganda campuran), Richie Duta Richardo (semifinalis tunggal putra), serta pasangan Riska Anggraini/Rinjani Kwinnara Nastine (semifinalis ganda putri). Masing-masing mendapat TV Polytron 43 inci.

Perjuangan Ubed dinilai Imam Tohari tidak mudah karena dibina sejak kecil. Namun, sejak dulu, Imam menilai Ubed sudah memiliki karakter juara, karena itu pula dulu Ubed selalu diperebutkan di sektor tunggal maupun ganda putra.

"Ubed memiliki bakat di tunggal maupun ganda putra, di keduanya dia bermain sangat bagus. Bila sudah memiliki karakter juara, artinya tinggal dipoles saja agar tetap fokus dan komitmen dengan tujuannya," imbuhnya yang selalu berpesan bila sudah menjadi juara untuk tidak lupa dengan orang tua dan klubnya. 

Tags

Terkini