bulutangkis

Legenda Bersatu, Ganda Putra Indonesia Bidik Supremasi Dunia di BWC 2025

Sabtu, 16 Agustus 2025 | 18:38 WIB
The Daddies, Hendra Setiawan/Hendra Setiawan bersama tiga wakil Indonesia yang akan tampil di Kejuaraan Dunia 2025, Sabar/Reza, Fajar/Rian, dan Leo/Bagas di The Daddies Arena, Kamis lalu. (istagram@hendrasansan)

SportlinkNews - Persiapan wakil ganda putra Indonesia menuju Kejuaraan Dunia (BWC) 2025, 25-31 Agustus mendatang di Paris, Prancis terus digenjot.

Kamis lalu, 14 Agustus 2025, tiga wakil Indonesia di sektor ini berlatih bersama di Daddies Arena, lapangan milik tiga kali juara dunia, Hendra Setiawan/Mohamad Ahsan. 

Latihan gabungan ini diikuti oleh pemain pelatnas serta pasangan independen Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani.

Hadir pula mantan ganda putra nomor satu dunia, Marcus Fernaldi Gideon, yang kini aktif membina talenta muda lewat Gideon Badminton Academy sebagai sparring partner.

Baca Juga: Ketegangan Memuncak, Khamzat Chimaev dan Dricus du Plessis Adu Mulut Jelang UFC 319

Para wakil Indonesia yang akan berlaga di India, yakni Sabar/Reza, Fajar Alfian/Moh. Rian Ardianto, serta Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, tidak hanya mendapatkan sesi latihan khusus bersama para juara, tetapi juga memperoleh berbagai tips untuk tampil maksimal di Kejuaraan Dunia nanti.

Melalui latihan bersama ini, diharapkan para pemain mendapat penyegaran sekaligus tambahan motivasi untuk mengembalikan supremasi ganda putra Indonesia di ajang tersebut, setelah terakhir kali diraih pada 2019 lalu oleh Hendra/Ahsan.

Pada Kejuaraan Dunia 2025, Fajar/Rian akan kembali berduet. Datang sebagai unggulan keempat, pasangan ini bertekad merayakan 11 tahun kebersamaan mereka dengan meraih gelar juara dunia.

Baca Juga: IBL All Indonesian 2025: Satria Muda Tancap Gas, Rajawali Tak Berkutik

"Kemarin (Kamis lalu) kami menerima nasi tumpeng dari Tim FajRi (fanbase) untuk syukuran 11 tahun berpasangan. Pastinya ingin berbuah manis ya bersama Rian, ingin juara dunia karena kami belum pernah meraih titel itu," kata Fajar di pelatnas PBSI Cipayung, pertengahan pekan ini. 

"Pencapaian terbaik kami di Kejuaraan Dunia sejauh ini baru medali perunggu. Karena itu, harapannya pada momen perayaan ulang tahun kebersamaan kami sebagai pasangan, kami bisa mempersembahkan gelar juara," tambahnya.

Persiapan Fajar/Rian sudah berjalan sejak pekan lalu, dengan fokus menjaga fisik, kesehatan, serta konsentrasi. Pekan ini, menurut Fajar, akan masuk pekan krusial, sehingga mereka harus menjaga fokus dan kesehatan hingga jelang keberangkatan.

Baca Juga: Hasil Super League: Gol Tunggal Rivera Bawa Persebaya Raih Tiga Poin dari Persita

Meski ambisi juara terpatri kuat, Fajar menekankan pentingnya melangkah satu per satu. Hasil undian, menempatkan mereka sebagai unggulan keempat langsung melaju ke babak 32 Besar usai mendapatkan bye di babak pertama. 

Fajar/Rian menunggu pemenang antara Hung Kei Chun/Lui Chun Wai (Hong Kong) dan Kevin Lee/Ty Alexander Lindeman (Kanada) di babak 32 besar. Bila menang, Fajar/Rian kemungkinan bertemu Takuro Hoki/Yugo Kobayashi (Jepang). 

"Drawing sudah keluar, dan di Kejuaraan Dunia semua pasangan berpeluang jadi juara. Kami menunggu pemenang dari Hong Kong dan Kanada, karena kami belum pernah bertemu sebelumnya, jadi akan pelajari video mereka. Step by step, fokus dari awal," tegas Fajar lagi.

Baca Juga: Nova Arianto Ingatkan Timnas U17: Duel Lawan Mali Bakal Jadi Final Baru

Dari undian wakil Indonesia lainnya di sektor ini, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana juga mendapat bye dan menunggu lawan di babak 32 besar, antara Eloi Adam/Leo Rossi (Prancis) dan Rory Easton/Alex Green (Inggris).

Unggulan 10 ini kemungkinan langsung bentrok dengan unggulan pertama Kim Won Ho/Seo Seung Jae (Korea) di babak 16 besar.

Seirama dengan dua koleganya, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani menanti lawan di babak 32 besar. Calon lawannya, antara Ivan Rusev/Iliyan Stoynov (Bulgaria) dan Rasmus Kjaer/Frederik Sogaard (Denmark).

Tags

Terkini