bulutangkis

Kejuaraan Dunia2025 Jadi Panggung Perpisahan dan Awal Baru Wakil Indonesia

Jumat, 22 Agustus 2025 | 23:18 WIB
Siti Fadia Silva Ramadhanti/Lanny Tria Mayasari jelang keberangkatan ke Kejuaraan Dunia 2025, 22 Agustus 2025. (PBSI)

SportlinkNews - Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2025 di Paris, Prancis, 25-31 Agustus ini bakal menghadirkan cerita berbeda bagi para wakil Indonesia.

Bagi sebagian pasangan, ajang ini menjadi panggung terakhir bersama, sementara bagi lainnya justru menjadi debut bersejarah.

Di sektor ganda putri, Siti Fadia Silva Ramadhanti akan menutup kebersamaannya dengan Lanny Tria Mayasari.

Baca Juga: Cedera Paes dan Kondisi Ivar, Erick Thohir Beberkan Perkembangan Skuat Garuda

Selepas turnamen ini, Fadia dipastikan kembali berpasangan dengan Apriyani Rahayu. Meski demikian, Fadia menegaskan dirinya tetap ingin menutup perjalanan dengan Lanny secara manis.

"Persiapan sudah cukup bagus setelah turnamen di Jepang dan kondisi saya juga prima. Karena ini pertandingan terakhir saya bersama Lanny, pastinya ingin kasih yang terbaik, menikmati setiap babak, dan menargetkan medali. Semoga bisa upgrade dari pencapaian sebelumnya," ucap Fadia.

Sementara itu, di sektor ganda putra, pasangan Sabar Karyaman Gutama/Reza Pahlevi Isfahani bersiap menorehkan debut mereka di panggung dunia. Kesempatan ini disebut sebagai mimpi yang menjadi kenyataan, dan keduanya bertekad menghadirkan kejutan.

Baca Juga: Rotasi Jitu Antar Indonesia Raih Kemenangan Perdana di Kejuaraan Dunia Voli Putra U21 FIVB 2025

Meskipun persiapan terbilang singkat lantaran sebelumnya tampil di tiga turnamen beruntun, pelatih Hendra Setiawan menekankan bahwa keduanya harus tampil berani.

Menurutnya, atmosfer Kejuaraan Dunia tak jauh berbeda dengan Olimpiade, di mana kejutan sering terjadi.

"Pesan saya cuma satu, nekad saja. Karena di Kejuaraan Dunia, apapun bisa terjadi," kata Hendra. 

Baca Juga: Kejuaraan Dunia Voli Putra U21 2025: Comeback Gemilang! Timnas Voli U21 Indonesia Kalahkan Tunisia 3-1

Hendra meminta agar kedua anak asuhnya itu fokus dulu untuk bisa menembus babak pertama. 

"Target saya minimal mereka bisa bawa pulang medali. Karena secara teknis mereka sebenarnya mampu mengimbangi lawan, tinggal tambah percaya diri," tukasnya.

Tags

Terkini