bulutangkis

Chen Yu Fei vs Akane Yamaguchi: Rivalitas Klasik Tersaji di Final Kejuaraan Dunia 2025

Sabtu, 30 Agustus 2025 | 22:35 WIB
Final klasik terjadi di sektor tunggal putri Kejuaraan Dunia 2025. Di mana Akane Yamaguchi bertemu Chen Yu Fei, di Paris, 31 Agustus nanti. (BWF)

SportlinkNews - Partai puncak Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2025 sektor tunggal putri akan menghadirkan laga klasik antara dua juara besar, di mana wakil China, Chen Yu Fei akan bertemu andalan Jepang, Akane Yamaguchi.

Keduanya melangkah ke final dengan cara yang berbeda, namun sama-sama sarat drama dan cerita.

Chen Yu Fei memastikan tiket ke final usai menyingkirkan juara bertahan An Se-young dari Korea Selatan pada empat besar di Adidas Arena, Paris, Sabtu, 30 Agustus 2025.

Baca Juga: Merab Dvalishvili Ungkap Target Pensiun di Usia 50 Tahun

Tampil di bawah tekanan sebagai satu-satunya wakil tunggal putri China yang tersisa, Chen sukses membalikan keadaan dengan memenangi laga itu dalam dua gim langsung 21-15, 21-17.

Kemenangan ini terasa spesial karena Chen sempat mengalami cedera engkel di tengah laga. Namun, dengan strategi matang dan permainan penuh kesabaran, ia mampu meredam agresivitas An. 

Hasil itu membuat rekor pertemuan Chen dan An Se Young kembali seimbang 13-13. "Pertandingan ini sangat sulit, terutama setelah cedera, tapi saya berusaha tetap tenang dan fokus. Kesabaran menjadi kunci menghadapi An Se Young," kata Chen usai laga.

Baca Juga: Underdog 20 Tahun, Victor Lai Antar Kanada Pecah Telur Medali Tunggal di Kejuaraan Dunia 2025

Di sisi lain, Akane Yamaguchi melangkah ke final juga dengan kerja keras. Ia harus bermain tiga gim untuk bisa menyingkirkan wakil Indonesia, Putri Kusuma Wardani dengan skor akhir 21-17, 14-21, 21-6 dalam laga yang juga berlangsung penuh dinamika.

Putri sempat memberi perlawanan sengit dengan merebut gim kedua, namun pengalaman Akane membuatnya mampu menguasai permainan di gim penentuan dengan kemenangan mudah.

Hasil itu mengantar Akane kembali ke final dunia, sekaligus membuktikan konsistensinya sebagai salah satu tunggal putri terbaik dunia.

Baca Juga: Hasil Super League: PSIM Tumbangkan Malut United, Dua Gol Bikin Laskar Kie Raha Frustasi

Pertemuan Chen Yu Fei dan Akane Yamaguchi di final dipastikan akan menjadi laga klasik yang sarat gengsi. Kedua pemain sama-sama pernah merasakan gelar juara dunia maupun emas Olimpiade, dan kini kembali dipertemukan di panggung tertinggi.

Bagi China, Chen membawa harapan untuk mengembalikan supremasi setelah dominasi An Se-young dalam dua tahun terakhir. Sementara bagi Jepang, Akane bertekad mempertahankan tradisi prestasi tunggal putri dan menambah koleksi gelar dunianya.

Sejauh ini secara head to head, Akane masih lebih unggul dari rekor pertemuan 21-13. Pertemuan terakhir mereka terjadi di Sudirman 2025, di mana Chen Yu Fei berhasil menaklukan Akane di babak semifinal. 

 Sementara di event Kejuaraan Dunia, terakhir mereka bertemu pada 2022 di Tokyo.

Tags

Terkini