SportlinkNews - Perjalanan tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani di ajang China Masters 2025 harus terhenti di babak perempat final.
Unggulan ketujuh asal Indonesia itu kalah dua gim langsung dari pemain Jepang peringkat empat dunia, Akane Yamaguchi, dengan skor 14-21, 11-21, Jumat, 19 September, di Shenzhen Arena, China.
Kekalahan Putri membuat Indonesia tanpa wakil di sektor tunggal putri, setelah Gregoria Mariska Tunjung sebelumnya mundur dari turnamen BWF Super 750 ini.
Baca Juga: Dukungan Publik Tinggi, Patrick Kluivert Dapat Kepercayaan Bawa Garuda ke Piala Dunia
Pada laga ini, Putri sempat tampil menjanjikan di awal gim pertama dengan menguasai jalannya pertandingan hingga interval. Namun sayangnya, Putri gagal menjaga momentumnya.
Akane berhasil mengambil alih kendali permainan dan terus menekan hingga akhir laga. "Di awal gim pertama sampai interval, saya sempat memegang kendali, tapi selepas itu Akane terus menguasai dan saya tidak bisa keluar dari tekanan," ungkap Putri usai pertandingan.
Menurutnya, secara keseluruhan tidak banyak perubahan dari gaya bermain Akane dibandingkan pertemuan sebelumnya. Namun, kali ini sang lawan lebih berani mengambil risiko.
Baca Juga: Duel Bali United FC vs PSIM Yogyakarta Jadi Debut yang Layak Disimak Pencinta Sepak Bola, Ini Alasannya
"Hari ini dia banyak melakukan spekulasi, pukulan tidak terduga yang membuat saya sulit membaca bolanya," jelas Putri.
Meski kecewa dengan hasil ini, Putri bertekad untuk bangkit di turnamen berikutnya. Ia mengaku akan langsung mengalihkan fokusnya.
"Masih ada Korea Open minggu depan. Saya harus menambah fokus dan konsistensi bermain di lapangan, serta lebih cepat peka melihat perubahan pola lawan di tengah pertandingan," tambahnya.
Dengan hasil ini, sektor tunggal putri Indonesia belum mampu menembus semifinal di turnamen level BWF Super 750 tersebut.