bulutangkis

Target Medali dan Tim SEA Games 2025, PBSI: Keputusan Usai Korea Open

Rabu, 24 September 2025 | 00:06 WIB
Wakil Ketua Umum I PP PBSI, Taufik Hidayat.

SportlinkNews – Komposisi skuad bulu tangkis Indonesia untuk SEA Games 2025 masih dalam tahap pembahasan.

Wakil Ketua Umum I PBSI, Taufik Hidayat, menegaskan bahwa pemilihan pemain akan mempertimbangkan target yang ditetapkan, dengan keputusan akhir dibicarakan usai rombongan pulang dari Korea Open 2025.

"Kami akan mix nanti sesuai target. Kami akan bicara dengan PBSI setelah balik dari Korea Open," ujar Taufik di Kemenpora, Jakarta, Selasa, 23 September 2025.

Baca Juga: Mental Bertanding 10 Pemain Persita Teruji, Bikin Frustasi Persijap di Laga Pekan Keenam Super League

Pada SEA Games 2023 Kamboja, raihan Indonesia cukup fantastis, dengan 11 medali, terdiri dari lima emas, empat perak, dan tiga perunggu.

Capaian tersebut menjadikan tim Merah Putih sebagai juara umum, unggul atas Thailand di peringkat kedua yang hanya mampu mengumpulkan enam medali.

Emas datang dari beregu putra, tunggal putra perorangan dari Christian Adinata, ganda putra perorangan lewat Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Rambitan.

Baca Juga: Timnas Basket Indonesia untuk SEA Games 2025 Thailand Bakal Digembleng dii Australia

Kemudian emas ganda putri dari pasangan Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi, dan terakhir, dari sektor ganda campuran melalui Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati.  

Di sisi lain, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir, menekankan bahwa target medali emas Indonesia di SEA Games 2025 sangat bergantung pada alokasi anggaran.

Menurutnya, jumlah cabang olahraga dan nomor yang dipertandingkan juga sangat memengaruhi hitungan realistis raihan medali.

"Ya tunggu anggaran dulu. Kalau Rp10 miliar hanya bisa untuk 120 atlet. Artinya, kita lihat lagi bisa dapat emas berapa," ucap Erick.

Baca Juga: Erick Thohir Fokus Selesaikan Dualisme Organisasi Olahraga, Atlet Tak Boleh Jadi Korban

Erick menambahkan, dari total 87 emas yang sebelumnya dipertandingkan, Indonesia sudah kehilangan 41 emas karena banyak nomor tidak lagi diperlombakan. Hal itu otomatis membuat proyeksi perolehan medali harus dihitung ulang.

"Sekarang kita gali lagi dari 46 emas yang tersisa bisa naik ke berapa. Kalau mau ranking tiga besar, mungkin angkanya harus 80-an medali emas. Jadi semua ini harus dihitung secara realistis," jelasnya.

Pihaknya masih akan menyesuaikan strategi dan komposisi skuat untuk memastikan target yang realistis sekaligus menjaga peluang Indonesia masuk tiga besar di klasemen akhir SEA Games 2025.

Tags

Terkini