SportlinkNews - Langkah tim bulu tangkis muda Indonesia di ajang BWF World Junior Mixed Team Championships (Piala Suhandinata) 2025 akan memasuki babak penentuan.
Skuat Merah Putih menghadapi Hong Kong pada laga terakhir Grup F, Rabu, 8 Oktober 2025, di National Centre of Excellence, Guwahati, India.
Pertandingan ini akan menjadi laga krusial, karena hanya juara grup yang berhak melangkah ke babak delapan besar.
Sejauh ini, Indonesia masih jadi yang terkuat di grup, setelah Hong Kong secara mengejutkan dikandaskan oleh Filipina 1-2 di laga kedua ini.
Baca Juga: Pencak Silat Indonesia Mantapkan Langkah Pertahankan Dominasi di SEA Games 2025
Indonesia bermodalkan dua kemenangan meyakinkan. Pertama kemenangan penuh 2-0 atas Filipina di laga perdana grup dengan skor 45–17, 45–40 dan berlanjut dengan menaklukkan Slovenia juga dalam 2-0 dengan skor akhir 45–22, 45–25.
Indonesia pun bertengger di posisi puncak grup untuk sementara. Sedangkan Hong Kong, usai kekalahan atas Filipina tergeser kedudukannya di peringkat ketiga klasemen grup.
Jelang laga krusial, Pelatih ganda putri pelatnas bulu tangkis Indonesia, Prasetyo Restu Basuki, menilai performa para pemainnya semakin solid. Ia memuji keberanian dan mental juang anak-anak asuhnya yang tampil lepas di lapangan.
Baca Juga: Dominasi di Forde! Rizky Juniansyah Bawa Dua Emas, Indonesia Buktikan Kekuatan Dunia
"Penampilan anak-anak hari ini cukup baik, mereka bisa mengeluarkan kemampuan dengan berani. Saya tekankan untuk tidak banyak membuang poin. Kalau bisa dijauhkan, ya dijauhkan," ujar Prasetyo.
Dari hasil evaluasi kontra Slovenia, sektor ganda putri yang menurunkan pasangan Riska Anggraini/Rinjani Kwinnara Nastine dan Salsabila Zahra Aulia/Yasintha Ristyna Putri dinilai sudah tampil cukup baik.
Namun, ia memberikan catatan di sektor ganda campuran, khususnya untuk Rinjani dan Ikhsan Lintang Pramudya.
Baca Juga: EPA Super League 2025/26 Usung Format Baru, I.League Siapkan Kompetisi Lebih Kompetitif
"Permainan di ganda putri sudah cukup baik, tapi di ganda campuran kami perlu adaptasi lebih cepat. Sistem poin yang cepat membuat kami harus benar-benar fokus," kata Rinjani.
"Kami percaya diri menghadapi Hong Kong. Siapa pun yang main, lakukan yang terbaik, dan yang tidak main tetap dukung teman-temannya," tambahnya.
Prasetyo menambahkan bahwa sistem skor baru dalam turnamen kali ini menuntut pemain untuk lebih fokus dan agresif sejak awal gim.
"Sistem ini bikin pemain harus berani menyerang lebih dulu. Rinjani/Riska tampil cukup berani, dan pasangan Yasintha/Salsa juga lumayan solid meski mereka baru dipasangkan," jelasnya.
Baca Juga: Kluivert Waspadai Arab Saudi, Jay Idzes Pastikan Timnas Indonesia Siap Tempur
Menghadapi Hong Kong, pelatih memastikan Indonesia akan menurunkan komposisi terbaik di semua sektor. Persiapan difokuskan pada fokus, ketenangan, dan adaptasi cepat di lapangan.
"Besok adalah laga penentuan. Semua pemain sudah diberi kesempatan tampil di dua pertandingan sebelumnya, jadi kini saatnya mereka menunjukkan performa terbaik," pungkas Prasetyo.
Bila menang atas Hong Kong, maka selain memastikan langkah ke babak perempat final, Indonesia juga menjaga asa untuk mempertahankan gelar juara dunia di nomor beregu campuran ini.