bulutangkis

Jafar/Felisha Awali Kebangkitan, Raih Kemenangan Meyakinkan di Australian Open 2025

Rabu, 19 November 2025 | 21:54 WIB
Jafar Hidayatullah/Felisha A Nathaniel Pasaribuan tampil di babak pertama Australia Open 2025. Mereka sukses menumbangkan ganda Malaysia untuk melaju ke 16 besar. (PBSI)

SportlinkNews - Tampil kurang meyakinkan di beberapa turnamen terakhir, Ganda campuran Indonesia, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu berharap mereka bisa beri pembuktian di Australia Open 2025 ini. 

Di mana mereka membuka langkah dengan kemenangan meyakinkan 21-16, 21-18 atas pasangan Malaysia, Jimmy Wong/Lai Pei Jing, dua gim langsung 21-16, 21-18 pada laga babak 32 besar.

Pertandingan yang berlangsung di Quaycentre, Olympic Boulevard, Rabu, 19 November 2025, berjalan cukup ketat, terutama pada gim kedua ketika pasangan Malaysia mencoba mengubah pola permainan untuk menekan Jafar/Felisha.

Baca Juga: Borneo FC Waspadai Kebangkitan Madura United FC di Tangan Pelatih Baru

Namun, pasangan muda Indonesia itu mampu mengatasinya dengan ketenangan dan eksekusi strategi yang solid.

Felisha mengaku bersyukur bisa melalui laga pembuka dengan baik, meski mengakui masih ada detail permainan yang harus diperbaiki.

"Puji Tuhan, kami bersyukur bisa melewati babak pertama dengan baik. Permainan sudah cukup oke meski masih ada detail yang perlu diperbaiki. Kami cepat beradaptasi dengan kondisi lapangan, dan pola lawan tidak jauh dari yang sudah kami pelajari," ucapnya.

Baca Juga: Fredyan Wahyu Kembali Merumput Usai Cedera ACL, Siap Dimainkan Malut United Melawan Persita

Felisha menegaskan bahwa fokus mereka tidak melompat terlalu jauh. Meski ingin menang di setiap laga dan menembus podium juara, ia menekankan pentingnya menjalani turnamen dengan pendekatan step by step agar performa tetap stabil.

"Tekad kami tetap sama, maunya menang di setiap laga sampai juara, tapi sekarang kami fokuskan step by step supaya performanya stabil. Kalau mau hasil bagus, persiapannya juga harus bagus," tambahnya.

Sementara itu, Jafar menilai pertandingan hari ini menjadi ujian mental ketika lawan mulai meningkatkan tempo permainan, terutama menjelang akhir gim kedua.

Baca Juga: Update Cedera Gabriel Magalhaes Tamparan Bagi Arsenal

"Di gim kedua akhir, lawan mempercepat dan memvariasikan servis jadi kami cukup kesulitan, tapi beruntungnya kami bisa mengatasinya dengan main lebih agresif," kata Jafar.

Ia mengatakan bahwa dirinya dan Felisha datang dengan motivasi besar untuk bangkit setelah hasil kurang memuaskan di beberapa turnamen sebelumnya.

"Kami mau menebus hasil-hasil kurang bagus belakangan ini. Tapi kembali lagi, semenjak hasil kemarin kepercayaan dirinya sempat menurun. Nah, saya mau balikin percaya dirinya itu dulu biar lebih yakin mainnya," ujarnya.

Tags

Terkini