Fajar mengakui bahwa persiapan menuju World Tour Finals kali ini berlangsung cukup singkat. Padatnya agenda pribadi dan kompetisi membuat waktu latihan bersama menjadi terbatas.
Namun, ia menilai hal tersebut bukan menjadi kendala besar karena keduanya sudah saling memahami pola permainan masing-masing.
"Waktunya memang sangat terbatas dan persiapannya cukup mepet. Tapi kami maksimalkan saja. Kami sudah tahu apa yang harus dilakukan dalam waktu singkat dan ini juga bukan pertama kalinya berada di situasi seperti ini, jadi harus siap," ujar Fajar.
Baca Juga: Persib Tumbang di Ternate, Thom Haye Kritik Ulur Waktu dan Kinerja Wasit
Bagi Fajar, World Tour Finals 2025 juga menghadirkan pengalaman baru.
Setelah tiga edisi sebelumnya selalu tampil bersama Muhammad Rian Ardianto dan terhenti di semifinal, kali ini ia untuk pertama kalinya turun di ajang bergengsi tersebut bersama Fikri.
"Ini pengalaman pertama saya main di World Tour Finals dengan Fikri, tentu rasanya berbeda. Semoga dengan pasangan baru ini saya bisa tampil maksimal dan hasilnya bisa lebih baik dari sebelumnya," tambahnya.
Baca Juga: Rizky Juniansyah: Emas dan Rekor Dunia SEA Games Hanya Pijakan Menuju Olimpiade 2028
Sementara itu, Fikri menegaskan bahwa peluang selalu terbuka bagi setiap pasangan yang tampil di Hangzhou. Namun, ia menyadari bahwa persaingan akan berjalan sangat ketat, mengingat seluruh peserta merupakan pasangan elite dunia.
"Peluang pasti selalu ada, tinggal bagaimana kami memanfaatkannya. Semua grup diisi pasangan terbaik, jadi tidak ada laga yang mudah dan fokus kami adalah bermain sebaik mungkin di setiap pertandingan," tukas Fikri.