SportlinkNews - Langkah Anthony Sinisuka Ginting di Daihatsu Indonesia Masters 2026 harus terhenti lebih cepat dari yang diharapkan.
Comeback perdananya di ajang BWF Super 500 ini berakhir antiklimaks setelah tunggal putra Indonesia itu memutuskan mundur akibat cedera pinggang.
Ginting sejatinya dijadwalkan tampil pada babak kedua menghadapi wakil Singapura, Jia Heng Jason Teh. Namun kondisi fisik yang menurun secara mendadak membuatnya dinyatakan kalah walkover (WO).
Baca Juga: Cetak Gol ke-106 Robert Lewandowski Samai Rekor Gol Cristiano Ronaldo di Liga Champions
Pelatih tunggal putra Indonesia, Indra Widjaja, mengungkapkan bahwa cedera tersebut muncul di luar prediksi tim.
Usai menyelesaikan pertandingan sebelumnya hingga larut malam, kondisi Ginting masih dinilai stabil. Namun situasi berubah beberapa jam kemudian.
"Setelah pertandingan selesai sekitar pukul 23.00, kondisinya masih aman. Tetapi ketika sudah kembali ke hotel, terjadi perubahan," ujar Indra kepada wartawan di Istora Senayan, Kamis, 22 Januari 2026.
Baca Juga: Barcelona Tundukkan Slavia Praha, Hansi Flick Puji Pemainnya Tampil Apik di Cuaca Dingin dan Menguras Fisik
Menurutnya, pada dini hari sekitar pukul 01.00 WIB, Ginting mulai merasakan ketidaknyamanan di area pinggang.
Tim fisioterapis PBSI kemudian langsung melakukan penanganan intensif dengan harapan kondisinya membaik sebelum jadwal pertandingan keesokan harinya.
Upaya pemulihan terus dilakukan hingga jelang laga. Namun setelah menjalani pemanasan, kondisi Ginting dinilai belum cukup aman untuk bertanding.
Baca Juga: Top Skor Liga Champions: Kylian Mbappe Ungguli Harry Kane
"Kami berharap rasa tidak nyaman itu bisa berkurang setelah pemanasan tambahan, tetapi ternyata tidak. Demi kebaikannya, saya memutuskan menarik Ginting dari turnamen ini," jelas Indra.
Cedera tersebut berdampak signifikan pada pergerakan Ginting di lapangan. Ia tidak mampu memutar pinggang secara optimal, terutama saat harus melakukan gerakan silang yang menjadi bagian penting dari permainannya.
"Awalnya dia masih ingin bermain karena berjalan dan berlari masih terasa oke. Tapi ketika harus memutar pinggang, kondisinya sudah tidak memungkinkan," tambah Indra.
Baca Juga: Hasil Liga Champions Matchday 7: Lima Wakil Liga Primer Raih Kemenangan, Liverpool dan Newcastle Menang Telak
Indra juga menegaskan bahwa cedera kali ini berbeda dengan yang pernah dialami Ginting saat tampil di French Open 2025. Lokasi nyeri berada di area yang sedikit lebih atas dan bukan cedera saraf, meski tetap membutuhkan perhatian serius.
"Ini bukan cedera yang sama seperti di Prancis. Bukan lower back, posisinya sedikit lebih ke atas, dan sejauh pengamatan kami bukan saraf kejepit," ungkapnya.
Ke depan, tim pelatih akan memperketat koordinasi dengan tim medis untuk menentukan langkah pemulihan lanjutan.
Baca Juga: Real Madrid Kontrak Bocah 16 Tahun Seharga Rp 1,6 Triliun
Hal ini menjadi penting mengingat Ginting sudah masuk dalam daftar pemain yang dijadwalkan tampil di Thailand Masters 2026 pekan depan.
"Untuk tindakan operasi saya rasa masih jauh. Saat ini kami fokus memantau perkembangan cederanya dalam dua sampai tiga hari ke depan, baru setelah itu kami ambil keputusan," tutup Indra.