bulutangkis

Main Lebih Awal di Swiss Open 2026, Sektor Ganda Indonesia Fokus Maintain Power

Selasa, 10 Maret 2026 | 02:36 WIB
Tunggal putra Indonesia Alwi Farhan sedang melakukan latihan penguatan otot bersama Pelatih fisik pelatnas PBSI, Ahmad Jaelani di Base, Swiss, 10 Maret 2026. (PBSI)

SportlinkNews - Sektor ganda Indonesia langsung bersiap menghadapi pertandingan awal pada Swiss Open 2026 setelah tiba di Basel, Swiss. Turnamen level BWF Super 300 tersebut akan berlangsung di St. Jakobshalle pada 10-15 Maret ini.

Setelah mendarat pada Minggu sore, 9 Maret waktu setempat, para pemain tidak menunggu lama untuk kembali berlatih.

Pada sesi latihan perdana, sebagian pemain menjalani latihan ringan di lapangan, khususnya sektor ganda yang akan bermain di hari pertama nanti.

Baca Juga: Hasil Super League: Debut Manis Imran Nahumarury, Semen Padang Bekuk PSBS

Sementara sisanya memilih berlatih di ruang kebugaran untuk menjaga kondisi fisik menjelang pertandingan.

Pelatih fisik pelatnas PBSI, Ahmad Jaelani, mengatakan fokus latihan awal lebih diarahkan pada menjaga kekuatan otot para pemain ganda yang dijadwalkan tampil lebih dulu di turnamen tersebut.

Menurutnya, intensitas latihan sengaja dibuat tidak terlalu berat. Program yang diberikan lebih berupa latihan untuk mempertahankan tenaga setelah perjalanan panjang dari Inggris menuju Swiss.

Baca Juga: Hasil Super League: Andrew Jung Menggila, Persib Bantai Persik

Salah satu pemain ganda putri Indonesia, Amallia Cahaya Pratiwi, menilai sesi latihan di pusat kebugaran sangat membantu menjaga kondisi tubuh.

Ia mengakui jadwal tur Eropa yang padat membuat para pemain harus benar-benar memperhatikan pemulihan fisik.

Bagi Tiwi, sapaan Amallia, turnamen di Basel menjadi agenda ketiga secara beruntun setelah sebelumnya tampil di German Open dan All England. Karena itu, menjaga kebugaran serta proses pemulihan menjadi kunci agar performa tetap stabil.

Baca Juga: Liverpool Ikat Ryan Gravenberch dengan Kontrak Baru Jangka Panjang

"Latihan di gym seperti ini cukup penting buat kami karena untuk maintain power-nya apalagi kemarin sudah rest karena perjalanan dari Inggris ke sini dan besok sudah bertanding," katanya.

"Ini masuk ke turnamen ketiga secara beruntun jadi selain latihan di gym pastinya recovery-nya harus baik. Dengan dukungan dari tim recovery yang juga ada di sini itu sangat membantu untuk menjaga performa."

Indonesia awalnya dijadwalkan menurunkan 16 wakil di Swiss Open tahun ini. Namun jumlahtersebut berkurang setelah pasangan Isyana/Rinjani harus mundur akibat cedera.

Baca Juga: Evaluasi Cristian Chivu Usai Kekalahan Derbi, Inter Milan Perlu Tingkatkan Tempo Permainan

Selain itu, pasangan ganda campuran Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti juga dipastikan tidak tampil karena alasan teknis.

Pada sektor ganda sendiri, Indonesia masih menaruh harapan pada sejumlah pasangan, di antaranya Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, serta Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat di ganda putra. 

Sementara di ganda putri terdapat pasangan Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, serta duet Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amallia Cahaya Pratiwi. 

Baca Juga: Xavi Tutup Peluang Kembali ke Barcelona, Tuding Intervensi Pihak Ketiga

Turnamen ini diharapkan menjadi kesempatan bagi para pemain untuk bangkit sekaligus memburu hasil yang lebih baik, khususnya untuk pemain muda dan pelapis. 

 

Tags

Terkini