SportlinkNews - Dinilai tampil di bawah performa terbaik pada All England 2026, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani diminta pelatihnya membuktikan peningkatan permainan di Kejuaraan Asia 2026.
Menurut sang pelatih, Hendra Setiawan, penampilan Sabar/Reza sejak laga awal (All England) sudah tidak menunjukkan permainan seperti biasanya, termasuk saat menghadapi pasangan Popov.
"Dari awal mainnya memang tidak keluar seperti biasa. Jadi bisa dibilang underperform di All England."
Baca Juga: Presiden FIFA Garansi Iran Ikut Piala Dunia 2026 dan Main di Amerika Serikat
Ia menegaskan, penurunan performa tersebut bukan disebabkan faktor fisik atau teknis, melainkan lebih kepada aspek non-teknis yang memengaruhi permainan di lapangan.
"Kalau dari latihan sebenarnya sudah komplit. Tapi di pertandingan memang tidak keluar, mungkin lebih ke non-teknis," katanya di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta, Rabu, 1 April 2026.
Hendra menyebut kondisi tersebut merupakan hal yang wajar dalam perjalanan seorang atlet. Namun, ia berharap Sabar/Reza bisa segera bangkit dan tidak berlarut-larut dalam tren negatif.
Baca Juga: Turki Kembali ke Piala Dunia, Berharap Bikin Kejutan Seperti Piala Dunia 2002
"Pasti ada naik-turunnya. Yang penting jangan terlalu lama turunnya, harus cepat bangkit," ucapnya.
Untuk menghadapi Kejuaraan Asia 2026, persiapan difokuskan pada peningkatan kualitas permainan melalui sparring di Pelatnas PBSI. Hendra menilai latihan dengan lawan selevel menjadi kunci untuk mengembalikan performa.
"Sparring di sini penting karena levelnya sama. Itu yang bisa bantu cepat naik lagi," jelasnya.
Baca Juga: Daftar Lengkap 48 Negara Peserta dan Pembagian Grup Piala Dunia 2026
Selain aspek teknis, Hendra juga menekankan pentingnya menjaga mental pemain. Ia mengingatkan agar Sabar/Reza tidak kehilangan kepercayaan diri setelah hasil kurang memuaskan.
"Yang penting jangan down dulu. Kalau sudah down, akan lebih sulit untuk bangkit. Tidak ada jalan lain selain mencoba lagi," tegasnya.
Terkait persaingan di level Asia, Hendra justru menilai tantangan akan semakin berat. Ia menyebut kekuatan pemain Asia saat ini sangat merata, bahkan didominasi di jajaran atas dunia.
Baca Juga: Scaloni Rayu Lionel Messi Pimpin Argentina Pertahankan Gelar Piala Dunia
"Di Asia justru lebih berat. Ranking satu sampai sepuluh banyak diisi pemain Asia, jadi dari awal juga sudah ketemu lawan berat," imbuhnya kemudian.
Menjelang keberangkatan, fokus tim kini lebih kepada menjaga kondisi fisik agar tetap prima. Hendra mengingatkan pentingnya menghindari cedera dan menjaga kesehatan pemain.
"Sekarang tinggal jaga kondisi saja. Jangan sampai cedera atau sakit," katanya.
Baca Juga: Jay Idzes Sebut Perjalanan Menuju Piala Dunia Sangat Cerah
Untuk target, Hendra memasang standar cukup tinggi bagi Sabar/Reza di Kejuaraan Asia. Sabar/Reza diminta minimal harus bisa mencapai babak semifinal. "Artinya harus bisa bawa pulang medali."