bulutangkis

Gagal Juara Indonesia Open 2026, Jonatan Christie Pilih Ambil Jeda

Minggu, 7 Juni 2026 | 22:46 WIB
Jonatan Christie akan mengambil jeda istirahat sejenak dari bulu tangkis untuk menyegarkan fisik dan mental, setelah hasil yang kurang bagus di Indonesia Open 2026, Minggu, 7 Juni.

SportlinkNews - Usai gagal mengamankan gelar juara Indonesia Open 2026, Jonatan Christie memilih untuk mengambil jeda sementara dari dunia bulu tangkis.

Langkah ini diambil untuk memulihkan kondisi fisik dan mental setelah menjalani rangkaian turnamen intens dalam beberapa pekan terakhir.

Jonatan harus puas finis sebagai runner-up setelah takluk dari tunggal putra Kanada, Victor Lai, di partai final yang berlangsung di Istora Senayan, Minggu, 7 Juni. Hasil tersebut membuatnya kembali menunda ambisi meraih gelar di turnamen prestisius itu.

Baca Juga: Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya, Bernardo Tavares: Saya Ingin Dia Bertahan

Pebulutangkis yang akrab disapa Jojo itu mengaku membutuhkan waktu untuk menjauh sejenak dari rutinitas latihan dan kompetisi. Ia menilai jeda ini penting agar dapat kembali tampil dengan kondisi yang lebih segar pada turnamen berikutnya.

"Setelah ini saya akan mengambil jeda sebentar, menjauh dari bulu tangkis untuk menyegarkan pikiran setelah kurang lebih tiga minggu kompetisi," ungkap Jonatan usai pertandingan.

Ia menegaskan, setelah masa istirahat selesai, dirinya bersama tim akan kembali fokus menyusun program persiapan menuju agenda turnamen selanjutnya.

Baca Juga: Konsisten Bina Pemain Muda Bertalenta Persija Jaga Jalur Regenerasi

Lebih jauh, Jonatan juga menyoroti ketatnya persaingan sektor tunggal putra dunia saat ini. Menurutnya, level permainan para atlet semakin merata, dengan banyak negara yang kini memiliki pemain berkualitas dan mampu bersaing di level tertinggi.

"Dari sisi saya pribadi, tentu harus bekerja lebih keras lagi. Negara-negara yang dulu mungkin belum diperhitungkan, sekarang sudah punya pemain yang bisa menjadi kandidat juara di berbagai turnamen," ucapnya.

Dalam evaluasinya atas final tersebut, Jonatan mengakui dirinya kesulitan menemukan ritme permainan sejak awal laga. Tekanan yang diberikan Victor Lai membuatnya tidak bisa mengembangkan permainan terbaik.

Baca Juga: Sang Kapten Muhammad Toha Tinggalkan Persita Hijrah ke Brunei Darussalam

"Saya merasa sejak awal ada tekanan yang cukup besar. Saya belum bisa mengelola tekanan itu dengan baik di lapangan," katanya.

Ia juga menegaskan bahwa kartu kuning yang diterimanya pada gim kedua bukan faktor penentu kekalahan. Menurutnya, Victor memang tampil lebih solid dan layak meraih kemenangan.

Meski kembali gagal membawa pulang gelar, Jonatan tetap menyampaikan apresiasi kepada para pendukung yang memenuhi Istora Senayan maupun yang memberikan dukungan dari berbagai daerah.

Baca Juga: Grup J Piala Dunia 2026: Das Team Kembali ke Piala Dunia, Rangnick Bidik Kejutan di Amerika Utara

Ia juga meminta maaf karena belum mampu mempersembahkan gelar juara bagi publik Indonesia.

Tags

Terkini

Pesan Jojo untuk Atlet Muda: Jangan Takut Kalah

Sabtu, 6 Juni 2026 | 20:46 WIB