bulutangkis

Seleksi Pelatih Teknik Pelatnas PBSI Buka Peluang Hadirnya Pelatih Asing

Rabu, 4 Desember 2024 | 14:04 WIB
Ketua Bidang Pengembangan Prestasi Pelatnas Eng Hian (PBSI)

SportlinkNews - PP PBSI membuka undangan seleksi untuk menjadi Pelatih Teknik Pelatnas Bulu Tangkis. Undangan seleksi tersebut terbuka untuk kandidat dari dalam dan luar negeri.

Sekretaris Jenderal PP PBSI Ricky A. Soebagdja mengatakan bahwa rekrutmen pelatih ini merupakan agenda krusial pengurus baru.

Karena dalam jangka pendek berkaitan dengan kontrak kerja pelatih yang sekarang dan persiapan turnamen tahun depan.

Baca Juga: Hasil Liga 1: Arema FC Mendominasi, Gol Charles Lokolingoy Lengkapi Kemenangan Atas Persita

Sementara, untuk jangka panjang tentu peran pelatih sangat strategis dalam menggembleng, merancang peta jalan kompetisi, dan membangun strategi atlet.

“Kami ingin semuanya diawali dengan baik. Kebetulan kontrak para pelatih yang sekarang akan selesai pada akhir Desember, sementara pada 7 Januari 2025 Malaysia Open 2025 sudah mulai," kata Ricky Soebagdja dalam keterangan tertulis.

"Karena itu kita laksanakan seleksi terbuka yang melibatkan konsultan manajemen independen. Nantinya, target kinerja berserta hak dan kewajiban masing-masing pihak akan dituangkan di dalam kontrak profesional,” jelas Ricky.

Baca Juga: Reli Dakar 2025 Kembali Digelar di Arab Saudi, Tempuh Jarak 7.700 Kilometer

Ricky menambahkan, pelatih yang sekarang juga dipersilahkan mengikuti seleksi untuk bergabung dan menjadi bagian dari kepengurusan PP PBSI 2024-2028.

“Kita mulai halaman baru dengan kertas yang bersih. Semua kandidat pelatih diperlakukan sama dan harus mengikuti proses seleksi yang sama. Ini bagian dari upaya kita meningkatkan transparansi dan profesionalisme,” tambah Ricky.

Ketua Bidang Pengembangan Prestasi Pelatnas Eng Hian mengatakan PP PBSI sedang memulai tradisi baru dengan melakukan seleksi terbuka untuk calon pelatih Pelatnas.

Baca Juga: PP PBSI Membuka Seleksi Pelatih Teknis Pelatnas, Ini Syaratnya

Selain mendorong transparansi dan perlakuan yang fair, proses ini membuka kemungkinan mendapatkan pelatih yang mungkin selama ini belum tersambung dengan PP PBSI.

“Tantangan ke depan makin berat, persaingan makin keras, karena itu kita membutuhkan pelatih yang didapat dari proses yang baik sejak awal dan kontrak yang transparan."

Halaman:

Tags

Terkini