"Tentu ada pro dan kontra, tetapi kami ingin mencari yang lebih baik untuk ke depan,” ujar peraih medali emas Olimpiade Athena 2004 itu.
Baca Juga: Stadion Pakansari Jadi Kandang Timnas Indonesia di Semifinal ASEAN Cup 2024
Taufik juga menyinggung bahwa Herry IP, yang sebelumnya menjabat pelatih sektor ganda campuran, telah melalui masa baktinya.
Menurutnya, langkah ini diambil untuk memberikan ruang bagi pelatih baru yang bisa membawa angin segar ke pelatnas.
“Yang sudah terjadi kita sudahi. Kami ingin melihat ke depan. Regenerasi ini diharapkan bisa memberikan hasil yang lebih baik, meski tidak ada jaminan langsung sukses,” tegas Taufik.
Baca Juga: Kiper Persija Carlos Eduardo Muncul di Persija Training Ground
Taufik menjelaskan bahwa hampir semua pelatih lama turut mendaftar, kecuali Irwansyah dan Harry Hartono.
Irwansyah sendiri memutuskan melanjutkan karier kepelatihannya ke India setelah kontraknya di PBSI berakhir pada Desember.
“Soal pelatih fisik juga sama, kami lakukan proses seleksi terbuka. Kami tidak sembarangan memilih, semuanya berdasarkan kebutuhan dari lima sektor yang ada,” jelas Taufik.
Baca Juga: Hasil Liga 1: Madura United Akhirnya Menang, Taklukkan Bali United Lewat Brace Lulinha
Taufik menekankan bahwa langkah ini adalah bagian dari strategi jangka panjang PBSI untuk menjaga prestasi bulu tangkis Indonesia di level dunia.
Meski sektor ganda campuran mencatatkan prestasi dalam setahun terakhir, Taufik menegaskan pentingnya fokus ke depan dan tidak terus-menerus bergantung pada capaian masa lalu.
“Kami tidak mau terus melihat ke belakang. Inilah yang terbaik menurut kami, jadi mohon doa dan dukungan untuk tim pelatih yang baru,” tutupnya.***