Pada Thailand Masters 2025, ia langsung tersingkir di babak 32 besar setelah kalah dari Tung Ciou Tong asal Taiwan, yang memiliki peringkat lebih rendah darinya.
Baca Juga: Emral Abus: Pemain PSBS Biak Pantas Mendapat Perhatian Pelatih Timnas Patrick Kluivert
Menanggapi kritikan yang diarahkan kepadanya, Letshanaa menegaskan bahwa ia telah berusaha memperbaiki kelemahannya dengan bekerja sama bersama pelatihnya.
"Saya telah bekerja sama dengan pelatih saya untuk mengatasi kelemahan, terutama dalam ketahanan fisik dan menjaga konsistensi saat menghadapi lawan berperingkat tinggi," ujar Letshanaa, dikutip dari NST.
Terkait persaingan di Kejuaraan Beregu Campuran Asia 2025, Letshanaa mengakui bahwa Indonesia adalah tim yang tangguh, sementara Thailand memiliki performa yang tidak stabil.
Selain itu, ia berjanji akan menjawab kritik dengan menunjukkan kerja kerasnya di lapangan.
"Yang terpenting adalah memberikan usaha terbaik saya. Hasil akan berbicara sendiri ketika saya melangkah ke lapangan," tegasnya usai menjalani latihan di Academy Badminton Malaysia, Selasa, 4 Februari 2025.
Dengan turnamen besar yang semakin dekat, Letshanaa memiliki tantangan besar untuk membuktikan kemampuannya dan menjawab kritikan dengan performa terbaiknya di lapangan.