Menanggapi momen bersejarah ini, Kim mengaku tak merasa terlalu terbebani.
Baca Juga: Gulung Girona, Barca Kembali Kuasai Klasemen LaLiga Geser Real Madrid
"Saya tidak terlalu menganggapnya penting. Masih tidak terasa nyata."
"Saya sudah terlalu sering mengalami momen seperti ini, sehingga banyak orang salah paham," ujar Kim dikutip dari The Spike.
Meskipun ini benar-benar musim terakhirnya, Kim memilih untuk tetap fokus pada pertandingan tanpa terlalu larut dalam perasaan sentimental.
Baca Juga: Jadwal Lengkap Liga 1 2024/2025 Pekan ke-28, Momentum Persib Memperkuat Posisi Klasemen
Setelah memastikan kemenangan pertama, Kim menegaskan bahwa persiapan tim tetap berjalan serius meskipun mereka memiliki waktu istirahat yang cukup panjang sebelum final.
"Kami tidak terlalu khawatir. Bahkan, ini menguntungkan karena kami punya banyak waktu untuk mempersiapkan diri."
"Kami fokus merawat kondisi tubuh agar tetap fit," jelasnya.
Baca Juga: Bek Timnas Indonesia Jadi Kapten, Copenhagen Taklukkan Rangers FC
Meski belum mencapai set ke-15 seperti yang diharapkannya dalam konferensi pers sebelumnya, Kim tetap puas dengan hasil pertandingan.
Ia juga menyatakan bahwa strategi dan performa tim lebih penting dibandingkan siapa lawan yang dihadapi.
"Saya berharap bisa bermain lebih banyak set, tetapi mencapai laga ketiga juga cukup baik."
Baca Juga: Update Klasemen Serie A Setelah Pekan Ke-30: Perebutan Scudetto dan UCL Masih Terbuka Lebar
"Yang terpenting adalah menyelesaikan pertandingan dengan baik," tambahnya.
Artikel Terkait
Pakar Belanda: Sepak Bola Indonesia Tidak Ada Apa-apanya!
Mobil Mewah Erling Haaland Diambil Petugas Manchester City di Bandara
Tiga Hari Dibebaskan dari Tuduhan Pemerkosaan, istri Dani Alves Umumkan Kehamilan
Transfer Cristiano Ronaldo ke Inter untuk Piala Dunia Antarklub Dianggap Tak Masuk Akal
Ancelotti Berubah Pikiran soal Melatih di Madrid, Brasil Jadi Tantangan