Salah satu faktor utama yang mendukung keputusan ini adalah cedera yang dialami pemain inti kedua tim.
Baca Juga: Klasemen Serie A: Milan Merosot ke Posisi 8, Bologna Mendekati 4 Teratas
Jika semakin banyak pemain kunci mengalami cedera, peluang mereka di babak playoff bisa semakin menurun.
Red Sparks mengalami pukulan telak dengan cedera dua pemain utama mereka, yakni Vanja Bukilic dan Park Eun-jin.
Bukilic mengalami ligamen pergelangan kaki putus, sementara Park Eun-jin mengalami cedera ligamen pergelangan kaki parsial.
Belum bisa dipastikan apakah keduanya bisa pulih sepenuhnya dan kembali ke performa terbaik sebelum babak playoff dimulai.
"Daripada memaksakan diri di sisa pertandingan, kami memilih fokus pada pemulihan agar bisa tampil optimal di playoff," ungkap seorang ofisial Red Sparks, dikutip dari News1kr.
Sementara itu, Hillstate juga harus kehilangan Wipawee Srithong, yang mengalami cedera parah pada ligamen anterior cruciatum dan meniskus lateral di lutut kirinya.
Baca Juga: Bulan Ramadan Terberat Megawati, Tetap Puasa Meski 2 Pemain Inti Red Sparks Cedera
Berbeda dengan Bukilic dan Park, peluang Wipawee untuk kembali bermain di babak playoff nyaris mustahil.
Pelatih Hillstate, Kang Sung-hyung, juga mengisyaratkan bahwa timnya akan lebih fokus pada babak playoff putaran ke-6, daripada mengorbankan stamina di sisa musim reguler.
Selain dihantam cedera, kedua tim juga mengalami penurunan performa dalam beberapa pekan terakhir.
Baca Juga: Hi Pass Taklukkan Hyundai Hillstate, Selamatkan Megawati Dkk Bertahan di Posisi Kedua
Red Sparks, yang sempat mencatat 13 kemenangan beruntun, kini mulai melemah dengan 4 kemenangan dan 3 kekalahan sejak Februari.