Bagaimana Membangun Ritual Tim yang Sehat dalam Olahraga

Suryansyah, Sportlink News
- Selasa, 28 Mei 2024 | 07:05 WIB
Ritual dapat memberikan dampak positif dan sehat pada tim atletik mana pun jika dilakukan dengan penuh pertimbangan.
Ritual dapat memberikan dampak positif dan sehat pada tim atletik mana pun jika dilakukan dengan penuh pertimbangan.


SportlinkNews - Apakah tim Anda memiliki ritual? Pada awalnya, Anda mungkin menggelengkan kepala.

Tapi coba pikirkan: Apakah ada nyanyian atau sorakan tim yang Anda lakukan sebelum setiap pertandingan? Apakah tim mengecat wajahnya atau mengenakan pakaian tertentu sebelum pertemuan besar? Apakah Anda memiliki rutinitas pasca-balapan tertentu yang Anda lakukan bersama?

Ritual dapat memberikan dampak positif dan sehat pada tim atletik mana pun jika dilakukan dengan penuh pertimbangan. Namun ketika ritual dibiarkan tanpa pertimbangan dari tahun ke tahun, hal itu juga dapat berdampak negatif pada budaya tim.

Baca Juga: Fussballliebe Bola Resmi Euro 2024 Dikembangkan dengan Teknologi AI Bikin Wasit Tak Bisa Curang

Di sini, Pakar TrueSport dan Presiden Now What Facilitation, Nadia Kyba, MSW, berbagi beberapa cara untuk membangun ritual tim yang mengarah pada tim yang lebih sukses, kohesif, dan bahagia.

Pahami kekuatan ritual sebagai tim
Olahraga memberi orang rasa memiliki, dan ritual dalam tim dapat memperkuat rasa memiliki dan menyatukan rekan satu tim yang mungkin tidak memiliki banyak kesamaan.

Dan meskipun Anda mungkin berpikir ritual hanyalah takhayul yang dimiliki sebuah tim sebelum pertandingan, ritual tersebut bisa mencakup lebih dari itu.

Baca Juga: Venus Williams Diubah Jadi Boneka Barbie

Ritual dapat digunakan untuk mendorong perilaku sehat, seperti bermeditasi sebelum pertandingan atau makan camilan sehat setelah setiap pertemuan.

Mereka juga dapat digunakan sebagai alat psikologi olahraga, dengan menciptakan mantra dan nyanyian yang selaras dengan nilai-nilai dan tujuan tim yang telah mereka tetapkan untuk musim tersebut.

Dan itu bisa menyenangkan dan merupakan cara yang baik untuk membantu rekan satu tim—bahkan yang pemalu—merasa lebih terhubung.

Baca Juga: 8 Rekomendasi Makanan Sehat Setelah Olahraga untuk Pemulihan Optimal

Pahami bahwa ritual dapat memiliki sisi gelap
Meskipun ritual dapat menjadi hal yang baik untuk mempererat ikatan tim dan dapat mendekatkan tim, ritual juga dapat mengasingkan individu dalam tim dan bahkan mendorong perilaku tidak sehat.

Beberapa tim, misalnya, memiliki ritual seperti penimbangan mingguan di depan umum yang mendorong atlet untuk melakukan pola makan dan olahraga yang tidak sehat.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Sumber: usawaterpolo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X