SportlinkNews - Setiap tim yang menjalani kualifikasi Piala Dunia 2026 punya mimpi yang sama: lolos ke Piala Dunia dengan penuh kebanggaan dan rasa hormat.
Timnas Indonesia saat ini sedang berjuang keras menghadapi putaran 4 kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Jeddah, Arab Saudi.
Pada laga pertama, Indonesia harus mengakui ketangguhan Arab Saudi dengan skor 2-3. Indonesia sempat mencuri gol pertama namun tetap saja Arab Saudi menutupnya dengan kemenangan.
Baca Juga: Canali dan Inter Milan Kenalkan Pakaian Resmi Terbaru untuk Musim Gugur/Dingin
Laga berikutnya, Indonesia akan menghadapi Timnas Irak. Irak juga merupakan kekuatan besar sepak bola Timur Tengah. Bahkan sempat lolos ke Piala Dunia 1986.
Jadi tidak heran jika mereka berambisi untuk mengalahkan Indonesia dan Arab Saudi guna memuluskan tekad mereka lolos ke Piala Dunia.
Pemain tengah Irak, Amir Al Ammari menjadi sosok yang berperan dalam mengalirkan bola ke para pemain depan Irak yang siap mengancam gawang lawan: Ali Jasim, Youssef Amyn, dan Aymen Hussein.
Baca Juga: Kualifikasi Piala Dunia 2026: Jerman dan Prancis Menang, Swiss Kalahkan Swedia, Ukraina Panen Gol
"Pekerjaan saya, saya lakukan dalam diam. Saya harus menutup dan menghentikan serangan balik atau pemain yang tidak berada di posisi yang tepat. Saya perlu mengenali momen-momen berbahaya sebelum menjadi berbahaya," katanya kepada FIFA.
"Ini adalah peran yang ingin saya lakukan dengan bangga, membantu memecah permainan, membantu membangun permainan, menjadi penghubung yang beroperasi dalam diam," katanya.
“Jika kami bisa menjadi tim yang akhirnya mengembalikan Irak ke Piala Dunia, itu akan berarti segalanya bagi seluruh rakyat Irak di seluruh dunia, baik di dalam maupun di luar Irak. Itu akan sangat berarti.”
Baca Juga: Kemenpora Dukung NOC Indonesia dan PB Persani Menolak Israel di Kejuaraan Dunia Senam Artistik
“Dalam beberapa hal, negara ini masih dalam masa transisi, dan saya pikir itu akan semakin membantu transisi tersebut. Saya tahu sepak bola membawa begitu banyak kegembiraan bagi rakyat Irak, dan saya rela berkorban untuk itu.”
Ancaman signifikan dari Arab Saudi dan Indonesia di babak kualifikasi keempat Asia menjadi penghalang bagi Irak. Dengan jeda pertandingan di hari pertama, Irak kini harus menjalani dua pertandingan hanya dalam empat hari.
Artikel Terkait
Timnas Indonesia Tampil dengan Jersey Merah saat Hadapi Irak di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Irak vs Indonesia: Jalan Terjal Menuju Panggung Dunia 2026
Kualifikasi Piala Dunia 2026: Kluivert Siapkan Strategi Rahasia Hadapi Irak
Jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026: Kluivert Bungkam Soal Susunan Pemain, Fokus pada Kemenangan Kontra Irak